Jas hujan ponco membahayakan pengendara motor dan orang lain. TMC Polda Metro Jaya
Jas hujan ponco membahayakan pengendara motor dan orang lain. TMC Polda Metro Jaya

Bikin Celaka, Simak Bahaya Penggunaan Jas Ponco di Musim Hujan

Adri Prima • 15 Desember 2021 13:32
Jakarta: Di penghujung tahun seperti saat ini, beberapa wilayah Indonesia sudah memasuki musim hujan, termasuk DKI Jakarta. Bagi pengendara motor, jas hujan sudah menjadi perlengkapan utama yang harus dibawa saat ingin bepergian. 
 
Namun pemilihan jas hujan juga harus mempertimbangkan aspek safety (keselamatan) berkendara. Pasalnya ada beberapa jenis jas hujan yang tidak dianjurkan untuk digunakan, salah satunya jas hujan jenis ponco. 
 
Sudah bukan rahasia lagi, banyak insiden kecelakaan terjadi yang disebabkan oleh jas hujan ponco. Tak hanya membahayakan keselamatan pribadi, jas hujan model kelelawar ini juga berpotensi membahayakan pengendara di sekitar. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pakar safety riding dari The Real Driving Center, Marcell Kurniawan, menyarankan untuk tidak menggunakan jas hujan jenis ponco.
 
"Ponco memiliki potensi bahaya tersangkut pohon atau rantai motor. Sudah jelas itu akan membahayakan," katanya kepada Medcom.
 
Jas hujan ponco juga membuat aktivitas berkendara menjadi tidak nyaman. Selain itu, jas hujan jenis ini juga kerap menutupi lampu rem dan lampu sen belakang motor, sehingga bisa memicu terjadi tabrakan dari belakang.
 
Baca: Bahaya! Balita Tersangkut di Ban Gara-gara Kain Gendongan Tertarik Jari-Jari Motor
 
Lebih lanjut ia menganjurkan para bikers untuk memilih jas hujan dengan setelan atasan dan celana. Alasannya karena mengikuti bentuk tubuh sehingga lebih aman. 
 
Berbeda dengan ponco yang kasusnya sering tersangkut di rantai motor atau tersangkut di roda belakang seperti video-video viral yang kerap beredar di media sosial.
 
(PRI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif