Industri Otomotif

Harley-Davidson 'Pergi', Trump Cari Sang Pengganti

Ainto Harry Budiawan 09 Juli 2018 09:55 WIB
industri otomotifharley-davidson
Harley-Davidson 'Pergi', Trump Cari Sang Pengganti
Harley-Davidson berencana pindahkan produksi ke India. Youtube
Washington: Perang tarif impor antara Amerika Serikat dan Uni Eropa yang kian memanas, berdampak pula pada industri otomotif. Harga jual kendaraan akan melonjak drastis karena tarif impor yang akan membengkak.

Harley-Davidson dan Polaris yang memegang merek Indian Motorcycle, secara terang-terangan mengeluhkan hal tersebut. Harga motor mereka akan melonjak signifikan untuk pasar Eropa, belum lagi biaya lain yang ikut membesar.

Harley-Davidson bahkan sudah berencana memindahkan produksi motor mereka dari Amerika, yang kemudian Polaris ingin melakukan hal serupa. Donald Trump, presiden Amerika Serikat jelas tak suka dan sempat menyindir langkah tersebut.

Bahkan Trump dikabarkan sampai mengundang pabrikan motor lain untuk datang, menggantikan Harley-Davidson disana, tanpa menyebutkan brand seperti dituliska Business Insider. Pihak gedung putih pun tak ada pernyataan resmi saat ini.


Harley-Davidson berencana memindahkan produksi motor-motornya untuk pasar Eropa menuju India. Dinegara tersebut mereka sudah memproduksi beberapa model saat ini, dan tinggal menambah fasilitas pabrik saja.

Sementara Polaris lebih memilih Polandia untuk jadi area produksi motor Indian Motorcycle. Wilayah Eropa sendiri merupakan negara dengan penjualan motor yang bagus untuk keduanya.



(UDA)