NEWSTICKER
Kawasaki W175 TR menjelajah di jalanan non aspal. Kawasaki
Kawasaki W175 TR menjelajah di jalanan non aspal. Kawasaki

Industri Otomotif

Yamaha Main Segmen Retro, Kawasaki Senang?

Otomotif industri otomotif yamaha kawasaki
Ekawan Raharja • 13 Desember 2019 10:25
Serpong: Pemain di segmen sepeda motor retro kini bertambah dengan hadirnya Yamaha XSR 155. Kehadiran pabrikan berlogo garpu tala ini mendapatkan apresiasi positif dari Kawasaki yang sudah terlebih dahulu bermain di segmen motor retro.
 
Head Sales & Promotion Dept PT Kawasaki Motor Indonesia, Michael C. Tanadhi, menjelaskan dengan hadirnya XSR 155 bermain di kelas retro membuat semakin banyak pilihan di kelas ini. Efeknya diharapkan akan baik dapat memperbesar pasar retro lebih dari pada sekarang ini.
 
"Market mereka agak beda, tetapi ada retronya. Mudah-mudahan dengan ada retronya, pasar retro akan berkembang. Pengalaman kita alami di pasar trail ketika bermain sendiri, kemudian ada Honda CRF 150L kemudian marketnya menjadi double. Jadi tren retro tidak kita sendiri yang memasarkan, semakin lebar nanti pasarnya," ungkap Michael C. Tanadhi Rabu (11/12/2019) di Kawasan Serpong Tangerang Selatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Michael menjelaskan untuk W175 Series lebih banyak digunakan sebagai bahan custom, karena tren motor custom juga sedang meningkat. Dengan biaya estimasi Rp50 juta, konsumen sudah bisa mendapatkan sepeda motor full custom yang sesuai dengan kesukaan pemilik sepeda motor.
 
Kawasaki sudah bermain di segmen sepeda motor retro sejak 2014 dengan menghadirkan Estrella 250 (W250). Hanya saja waktu itu harga sepeda motor itu tergolong cukup tinggi dan sulit untuk pabrikan asal Jepang ini memperbesar pasarnya.
 
Langkah berani diambil pada 2017 dengan menghadirkan W175 dengan harga sekitar Rp30 juta. Alhasil sepeda motor ini mendapatkan apresiasi cukup baik, dengan total populasi hingga saat ini sampai 29 ribu unit.
 
"Total motor retro Kawasaki, termasuk W250, sudah mencapai 31 ribu sejak 2014. W250 tidak banyak, lebih banyak W175 Series," sambung Michael.
 
Kini dengan semakin makin banyaknya pemain dan kelak akan membesarkan pasarnya, Kawasaki berharap bisa mengambil sejumlah keuntungan. Salah satunya dengan meminta kepada kantor pusat di Jepang memberikan hak lebih banyak Kawasaki Indonesia untuk bisa mengembangkan pasar lebih baik.
 
"Kalau memang pasarnya besar, pasti investor akan mencoba masuk ke pasar itu," pungkas Michael.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif