Mahasiswa ULBI serbu pabrik sepeda United di Bogor. Untd
Mahasiswa ULBI serbu pabrik sepeda United di Bogor. Untd

Mahasiswa ULBI Bandung, 'Serbu' Pabrik Sepeda United Bike!

Ahmad Garuda • 01 Agustus 2026 14:08
Ringkasnya gini..
  • Mahasiswa Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) Bandung 'menyerbu' pabrik sepeda United Bike.
  • Pabrik yang berlokasi di Citeureup, Bogor itu ternyata memang menerima kunjungan industri dari mahasiswa tersebut.
  • Selain itu, kunjungan ini juga diharapkan dapat menambah wawasan mahasiswa mengenai penerapan teknologi dan inovasi dalam sistem produksi.
Bogor - Program Studi S1 Manajemen Rekayasa, Sekolah Logistik dan Transportasi, Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) Bandung 'menyerbu' pabrik sepeda United Bike. Pabrik yang berlokasi di Citeureup, Bogor itu ternyata memang menerima kunjungan industri dari mahasiswa tersebut. 
 
Ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia melalui kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri, sekaligus memperkenalkan proses bisnis dan manufaktur industri sepeda nasional kepada generasi muda.
 
Sebanyak 15 mahasiswa Program Studi S1 Manajemen Rekayasa mengikuti kegiatan ini, didampingi oleh Kepala Program Studi S1 Manajemen Rekayasa, Dimas Mukhlis Hidayat Fathurohman, berserta timnya. 

Rombongan disambut langsung oleh jajaran manajemen UNTD, yang diwakili oleh Head of Marketing Communications, Meilany Suryanata, dan Head of Human Resources & General Affairs (HR/GA), Henkson Steven. 
 
Melalui kunjungan ini, para peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat PT Terang Dunia Internusa Tbk dan United Bike sebagai salah satu produsen sepeda nasional melalui pemaparan mengenai profil perusahaan, proses bisnis, inovasi produk, serta sistem manufaktur yang diterapkan. 

Baca Juga:
Cara Biar Kendaraan Baru Aman di Jalan Raya Sebelum STNK Terbit


Mahasiswa juga diajak melihat secara langsung proses manufaktur sepeda, mulai dari produksi rangka (frame), proses pengecatan, perakitan komponen, hingga pengendalian kualitas (quality control). Di mana bagian ini yang memastikan setiap sepeda memenuhi standar kualitas sebelum dipasarkan kepada konsumen.
 
Kegiatan ini bertujuan menjembatani teori yang dipelajari di perkuliahan dengan praktik nyata di dunia industri, khususnya dalam pengelolaan produksi, distribusi bahan baku dan produk akhir, serta pengendalian kualitas. 
 
Selain itu, kunjungan ini juga diharapkan dapat menambah wawasan mahasiswa mengenai penerapan teknologi dan inovasi dalam sistem produksi. Ini sekaligus meningkatkan pemahaman tentang pentingnya profesionalisme dan kerja sama tim di lingkungan kerja.
 
Hal ini juga ditujukan untuk mempererat hubungan antara institusi pendidikan dengan dunia industri sebagai upaya mencetak lulusan yang kompeten dan siap menghadapi tantangan dunia kerja. Direktur UNTD, Henry Mulyadi, menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri.
 
"Kami percaya bahwa pengalaman belajar tidak hanya diperoleh di ruang kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan dunia industri, dalam hal ini industri sepeda. Melalui kunjungan ini, Kami berharap mahasiswa dapat memahami bagaimana sebuah perusahaan manufaktur beroperasi, melihat pentingnya inovasi, kualitas, efisiensi, serta kolaborasi dalam setiap proses bisnis," ujar Henry Mulyadi.

Baca Juga:
Fuso Boyong Canter Extra Long Bus di GIIAS 2026


Henry menambahkan, bahwa mereka akan terus membuka peluang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan sebagai bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pengembangan talenta muda Indonesia. 
 
Menurutnya, sinergi antara dunia akademik dan industri merupakan langkah penting untuk menciptakan lulusan yang adaptif, inovatif, dan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan