Motor injeksi wajib pakai busi yang ada resistor dan di kemasannya ditandai dengan kode huruf
Motor injeksi wajib pakai busi yang ada resistor dan di kemasannya ditandai dengan kode huruf

Tips Knowledge

Motor Injeksi Wajib Pakai Busi Jenis Resistor

M. Bagus Rachmanto • 29 April 2018 08:45
Jakarta: Mengaplikasikan material yang dianggap unik untuk sebuah komponen busi, membuat merek asal Republik Ceko itu merasa yakin atau optimis untuk meramaikan industri komponen otomotif tanah air.
 
Menurut Country Manager PT. Brisk Busi Indonesia, Jason Mullasi, sebelum menciptakan busi, merek Brisk awalnya adalah pembuat keramik yang telah berdiri sejak 1935. Atas dasar itulah busi merek Brisk mengklaim jika pihaknya mempunyai teknikal teknologi yang unik pada komponen keramik yang umumnya digunakan pada busi.
 
Lebih lanjut Jason, membeberkan tentang cara memilih busi yang tepat untuk penggunaan motor injeksi. Menurutnya, Perkembangan motor saat ini mulai beralih ke sistem injeksi sebagai pemasok bahan bakar.

Untuk itu, jenis busi yang digunakan juga berbeda. Sebab, busi motor injeksi telah memakai resistor di dalamnya. Busi teknologi ini memanfaatkan sistem elektrikal yang lebih kompleks untuk memasok bensin yang dikendalikan ECU, dan cara kerjanya berbeda ketimbang karburator. Motor injeksi wajib pakai busi yang ada resistor (insulator), dan di kemasannya ditandai dengan kode huruf "R". 
 
Kata Jason, busi resistor yang penting bagaimana konsisten api dan warnanya, bukan soal besar kecil apinya, karena UCU akan menyesuaikan kebutuhan api tersebut.
 
"Busi Brisk punya durabilitas hingga 40 ribu kilometer, dengan harga eceran di pasaran Rp50 ribu," terang Jason saat berbincang dengan Medcom.id di sela peluncuran busi Racing Brisk di IIMS, Jakarta, Sabtu (28/4/2018).
 
Busi Brisk juga diklaim punya kemampuan menghantar panas mencapai 66 ms/m. Keunggulan lainnya yang juga menjadi keunikan dari busi Brisk terdapat pada desain kepala businya yang berbentuk ‘half gap’ dan ‘open gap’. Desain tersebut menghasilkan percikan api lebih besar, pada model desain open gap, pengapian yang dihasilkan bisa berputar 360 derajat.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan