Motor tank Perang Dunia II Kettenkraftrad. Rideapart
Motor tank Perang Dunia II Kettenkraftrad. Rideapart

Motor Unik

Mengenal Motor Tank Perang Dunia II 'Kettenkraftrad'

Otomotif motor unik
M. Bagus Rachmanto • 20 Januari 2020 12:36
Jerman: Perang Dunia II mengingglakan beragam kisah yang menarik, termasuk kehadiran industri otomotif yang pernah ada pada zamannya, seperti sepeda motor unik bernama Kettenkrad.
 
SdKfz 2 atau yang dikenal sebagai Kleines Kettenkraftrad HK 101 atau Kettenkrad. Seperti dilansir Rideapart, sepeda motor unik ini bukanlah hasil modifikasi atau sejenisnya, karena motor ini benar-benar diproduksi berbentuk demikian.
 
Kettenkrad dipakai sebagai traktor ringan untuk pasukan udara. Kendaraan itu dirancang untuk dikirim oleh pesawat Junkers Ju 52, meskipun tidak dengan parasut. Kendaraan itu memiliki keuntungan menjadi traktor yang dapat membawa senjata ketika diturunkan dari pesawat.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski bentuknya seperti tank, dalam pengoperasiannya, Kettenkrad dikemudikan menggunakan setang layaknya sepeda motor. Namun ketika menghadapi medan off road yang ektrem, roda yang seperti model tank akan membantu mengatasi medan berat tersebut, dengan kecepatan rendah.
 
Kettenkrad ini menggunakan handlebar throttle seperti motor, tetapi sistem ganti transmisinya menggunakan tuas seperti mobil. Motor produksi 1945 ini menggunakan tiga percepatan dengan kopling yang dioperasikan di kaki selayaknya mobil.
 
Disebutkan, khusus motor setengah tank ini, ada dua rentang transmisi, pertama 'Gelande' atau off-road dan 'Strasse' atau street dan memiliki enam percepatan di motor setengah tank ini.
 
Kapasitas mesin motor ini juga tergolong yang besar yakni dengan mesin inline berkubikasi 1.478 cc berpendingin air. Meski terlihat gambrot dan berat, Kettenkrad disebut mampu melaju dengan kecepatan 80 km per jam.
 
Kettenkrad dirancang dan dibangun oleh NSU Werke AG di Neckarsulm, Jerman. Pertama dirancang dan dipatenkan pada Juni 1939 dan pertamakali digunakan dalam invasi Uni Soviet di 1941.
 
Kettenkrad kebanyakan terlihat di front Timur, di mana mereka digunakan untuk meletakkan kabel komunikasi, menarik beban berat dan membawa tentara melalui lumpur Rusia yang dalam. Kemudian dalam perang, Kettenkrad digunakan sebagai kapal tunda landasan pacu untuk pesawat, terutama untuk pesawat tempur Me 262. Untuk menghemat bahan bakar penerbangan, pesawat akan ditarik ke landasan pacu, ketimbang meluncur di bawah kekuasaan mereka sendiri. Kettenkrad bisa naik di kemiringan 24 derajat di jalan berpasir, tanah dan medan berlumpur.
 
Kendaraan itu juga digunakan dalam peperangan Afrika Utara dan di Front Barat.
Hanya dua sub-signifikan variasi Kettenkrad itu dibangun, dan produksi kendaraan dihentikan pada tahun 1944, di mana pada waktu itu sekitar 8.345 telah dibangun. Setelah perang produksi di NSU berlangsung hingga 1949, Kettenkrad digunakan untuk pertanian. Sekitar 550 Kettenkrads dibangun pasca perang hingga tahun 1948.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif