Zona run-off di sirkuit modern sekarang ditutup pakai aspal dengan alasan memberikan pengereman yang efektif pada pembalap ketika keluar jalur. Google Map
Zona run-off di sirkuit modern sekarang ditutup pakai aspal dengan alasan memberikan pengereman yang efektif pada pembalap ketika keluar jalur. Google Map

Zona Run-Off Aspal, Berbahaya untuk MotoGP

Ahmad Garuda • 12 Juli 2016 15:23
medcom.id: Masih segar dalam ingatan, bagaimana pembalap Moto2, Luis Salom meregang nyawa usai mengalami kecelakaan dan menabrak pagar pembatas sirkuit di Moto2 Catalunya, Spanyol awal Juni lalu. Mantan pembalap MotoGP yaitu Casey Stoner percaya, bahwa kecelakaan maut tersebut juga disebabkan karena zona run-off yang terbuat dari aspal.
 
Zona run-off, merupakan zona atau spot lokasi untuk menahan laju kendaraan yang berkecepatan tinggi. Zona ini biasanya terbuat dari kerikil halus. Sehingga jika ban atau kendaraan yang terjatuh menggilas zona tersebut, kecepatannya bisa diredam dengan cepat. Namun beberapa tahun terakhir, zona ini malah ditutup dengan aspal. Alasannya untuk memberikan kesempatan pada pembalap yang keluar dari trek utama untuk melakukan pengereman.
 
Bagi Stoner, itu sama sekali tak ada hubungannya dengan safety. Konteksnya berbeda dengan pembalap yang memang sengaja memanfaatkan pengereman lebih dekat ke tikungan agar bisa menyusul pembalap lain.

"Beberapa sirkuit masih menggunakan zona run-off dari aspal. Harusnya mereka lebih fokus ke keamanan para pembalap. Karena Anda bertaruh dengan nyawa mereka. Tidak benar jika harus menempatkan serunya balapan atau performa pada zona run-off yang sama sekali tak memberikan keamanan pada para pembalap," beber sang juara dunia MotoGP 2007 dan 2011 itu.
 
Stoner melanjutkan bahwa zona run-off dari aspal sangat berbahaya dan sudah menelan beberapa korban. Salah satu sirkuit yang juga bakal dijajal oleh Stoner pekan depan adalah Red Bull Ring, Austria. Sirkuit ini memiliki banyak zona run-off dari aspal. Sehingga Ia juga akan mereview dan memberi masukan, seberapa pantas sirkuit seperti ini menggelar balap motor dengan kecepatan lebih dari 300 km per jam.
 
Dari data yang ada, disebutkan bahwa Red Bull Ring memiliki 5 tikungan yang menyajikan zona keras itu. Termasuk tikungan pertama dan terakhir. Sehingga zona ini disinyalir bakal jadi biang terjadinya kecelakaan pada pembalap.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan