medcom.id: Dimas Ekky Pratama dan Andi Gilang yang bertarung di ajang FIM CEV Repsol, rupanya belum bisa berbuat banyak. Sebenarnya bukan karena tak punya skill untuk bertarung, namun memang kurang beruntung pada seri pembuka yang berlangsung di Valencia, Spanyol.
Dimas Ekky yang bertarung di kelas Moto2 mengawali race 1 yang berlangsung pada Minggu (17/4/2016) dari posisi 10, langsung tampil menekan dan bisa berada diposisi 5. Sayang pada lap ketiga Ia terjatuh dan tak bisa melanjutkan balapan.
Sementara sesi race 2, Dimas harus start dari pit karena motornya mati saat hendak warm up lap. Dari posisi buncit (29) Dimas berjuang hingga putaran terakhir saat ada di posisi 18, Ia langsung mendahului 3 pembalap sekaligus. 1 poin berhasil dikemas usai finish ke-15.
Sedangkan Andi Gilang yang bertarung di kelas Moto3, start dari posisi 19. Sayangnya rider bernomor 34 itu terjatuh pada 2 race yang diadakan dan belum mampu meraih poin.
"Hasil ini di luar ekspektasi kami. Tapi inilah balapan, segala kemungkinan bisa terjadi. Secara persiapan, pembalap maupun unit motor berjalan sangat baik," kata Senior Manager Safety Riding & Motorsport PT Astra Honda Motor, Anggono Iriawan.
medcom.id: Dimas Ekky Pratama dan Andi Gilang yang bertarung di ajang FIM CEV Repsol, rupanya belum bisa berbuat banyak. Sebenarnya bukan karena tak punya skill untuk bertarung, namun memang kurang beruntung pada seri pembuka yang berlangsung di Valencia, Spanyol.
Dimas Ekky yang bertarung di kelas Moto2 mengawali race 1 yang berlangsung pada Minggu (17/4/2016) dari posisi 10, langsung tampil menekan dan bisa berada diposisi 5. Sayang pada lap ketiga Ia terjatuh dan tak bisa melanjutkan balapan.
Sementara sesi race 2, Dimas harus start dari pit karena motornya mati saat hendak
warm up lap. Dari posisi buncit (29) Dimas berjuang hingga putaran terakhir saat ada di posisi 18, Ia langsung mendahului 3 pembalap sekaligus. 1 poin berhasil dikemas usai finish ke-15.
Sedangkan Andi Gilang yang bertarung di kelas Moto3, start dari posisi 19. Sayangnya
rider bernomor 34 itu terjatuh pada 2 race yang diadakan dan belum mampu meraih poin.
"Hasil ini di luar ekspektasi kami. Tapi inilah balapan, segala kemungkinan bisa terjadi. Secara persiapan, pembalap maupun unit motor berjalan sangat baik," kata Senior Manager Safety Riding & Motorsport PT Astra Honda Motor, Anggono Iriawan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)