Jakarta: Di tengah kondisi ekonomi yang lesu, tampaknya tidak berpengaruh di pasar sepeda motor. Bahkan di prediksi, total pasar 2018 akan lebih baik dari 2017.
Ketua Umum Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia, Johannes Loman, menjelaskan hingga September 2018 sudah terjual 4,7 juta unit. Dia yakin melihat tiga bulan yang tersisa, penjualannya bisa menembus total capaian tahun lalu yang 5,9 juta.
"Kemungkinan 6,2-6,3 juta unit. Selain data beli, komoditas, daya beli khususnya di luar Jawa meningkat," ujar Loman Senin (15/10/2018) di Dhonika Jakarta.
Dia juga menjelaskan sejumlah produk baru yang dihadirkan juga menjadi alasan. Ini membuat rangsangan untuk pasar dan menjaga permintaan di pasar domestik.
Selain itu kondisi infrastuktur dan gaya hidup juga menjadi faktor lainnya. Kini diakui sepeda motor bukan sekadar aktivitas semata, tetapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup.
"Jika dibandingkan tahun lalu, 5,9 juta unit, ini hasil yang menggembirakan bagi industri sepeda motor. Ini juga membuat produsen terpacu untuk melakukan novasi dan teknologi menjawab kebutuhan masyarakat," sambungnya.
AISI juga di akhir Oktober 2018 juga membuat pameran khusus sepeda motor yakni Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018. Pameran ini akan menjadi corong para produsen sepeda motor untuk menampilkkan produk dan teknologi terbarunya kepada masyarakat.
Jakarta: Di tengah kondisi ekonomi yang lesu, tampaknya tidak berpengaruh di pasar sepeda motor. Bahkan di prediksi, total pasar 2018 akan lebih baik dari 2017.
Ketua Umum Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia, Johannes Loman, menjelaskan hingga September 2018 sudah terjual 4,7 juta unit. Dia yakin melihat tiga bulan yang tersisa, penjualannya bisa menembus total capaian tahun lalu yang 5,9 juta.
"Kemungkinan 6,2-6,3 juta unit. Selain data beli, komoditas, daya beli khususnya di luar Jawa meningkat," ujar Loman Senin (15/10/2018) di Dhonika Jakarta.

Dia juga menjelaskan sejumlah produk baru yang dihadirkan juga menjadi alasan. Ini membuat rangsangan untuk pasar dan menjaga permintaan di pasar domestik.
Selain itu kondisi infrastuktur dan gaya hidup juga menjadi faktor lainnya. Kini diakui sepeda motor bukan sekadar aktivitas semata, tetapi sudah menjadi bagian dari gaya hidup.
"Jika dibandingkan tahun lalu, 5,9 juta unit, ini hasil yang menggembirakan bagi industri sepeda motor. Ini juga membuat produsen terpacu untuk melakukan novasi dan teknologi menjawab kebutuhan masyarakat," sambungnya.
AISI juga di akhir Oktober 2018 juga membuat pameran khusus sepeda motor yakni Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018. Pameran ini akan menjadi corong para produsen sepeda motor untuk menampilkkan produk dan teknologi terbarunya kepada masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)