Ada alasan kenapa balap motor termasuk ke dalam olahraga. Medcom.id/Ekawan Raharja
Ada alasan kenapa balap motor termasuk ke dalam olahraga. Medcom.id/Ekawan Raharja

Mengapa Balap Motor Termasuk Berolahraga

Otomotif balap motor
Ekawan Raharja • 25 Januari 2019 09:50
Jakarta: Bagi masyarakat awam tentu masih banyak yang bingung kepada balap mobil atau balap motor termasuk ke dalam kategori olahraga. Padahal, olahraga ini menggunakan mobil atau sepeda motor sebagai menu utama ketika melakukan aktivitasnya.
 
Instruktur Roda Dua Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Doddy Setiadi, menjelaskan balap motor dan mobil memang termasuk olahraga karena termasuk aktivitas berbahaya. Para pembalap, khususnya sepeda motor, dituntut untuk tetap fokus mengatur segala di bawah tekananan.
 
"Ketika balapan, detak jantung itu meningkat dratis. Di tengah tekanan itu, mereka harus bisa mengalisis dengan baik, menguasai kendaraannya dengan sempurna, memperhatikan banyak hal, fokus, hingga konsentrasi harus tetap terjaga," ungkap pria yang juga menjadi crosser kepada Medcom.id Rabu (24/1/2019) di Sirkuit Sentul Bogor.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mengapa Balap Motor Termasuk Berolahraga
 
Dokter Jaga Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Budi Asih, dr Nandika Nurfitria, menerangkan detak jantung manusia normalnya berada di 60-100 detak per menit. Sedangkan ketika balapan saja, sebagai contoh, detak jantung Marc Marquez mencapai 190 detak per menit.
 
"Kalau lebih dari 110 detak per menit itu namanya takiardia. Kondisi efek dari pelepasan hormon katekolamin dan suasana yang super stress membuat detak jantungnya begitu tinggi," ungkap dr Nandika kepada Medcom.id Kamis (24/1/2019) melalui pesan singkatnya.
 
Salah satu efek yang dihasilkan takala jantung berdetak terlalu cepat adalah metabolisme naik sehingga membuat lebih cepat lapar dan dehidrasi. Ketika dehidrasi maka membuat fokus menurun dan membuat tubuh bekerja lebih keras.
 
"Padahal untuk balapan diperlukan fokus dan konsentrasi yang maksimal, ditambah fisik yang prima untuk melakoni sebuah balapan," ucap Dodi.
 
Nah kira-kira anda tertarik untuk menjadi pembalap?
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif