Ilustrasi. Antara/Aprillio Akbar
Ilustrasi. Antara/Aprillio Akbar

Peraturan Lalu Lintas

Polisi Terapkan Tilang Elektronik untuk Sepeda Motor Mulai Februari

Otomotif tilang elektronik
M. Bagus Rachmanto • 23 Januari 2020 11:38
Jakarta: Selain kendaraan roda empat atau mobil, sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE) juga akan menyasar kendaraan roda dua atau sepeda motor.
 
Penerapan sistem tilang elektronik untuk sepeda motor rencananya mulai diberlakukan pada 1 Februari 2020. Untuk awal, pemberlakuan di jalur Transjakarta Sudirman-Thamrin dan Koridor VI.
 
"Karena beberapa ruas jalan (itu) sering digunakan sepeda motor masuk," ungkap Kasubdit Gakkum Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Fahri menjelaskan sistem tilang elektronik pada motor sama dengan mobil. Kamera akan mendeteksi pelat nomor kendaraan yang melanggar aturan.
 
Selanjutnya sistem bakal mengecek data pengendara. Setelah itu, pengendara yang melanggar akan dikirimkan surat konfirmasi berupa bukti pelanggaran.
 
"Kalau melanggar motor, nanti sepeda motornya terfoto pelat motornya, disajikan datanya nanti pemilik kendaraan melakukan konfirmasi," papar Fahri.
 
Dia menyebut kamera tilang cuma bisa mendeteksi pelat nomor kendaraan dengan huruf B. Kamera bakal beroperasi 24 jam.
 
Sementara untuk kendaraan roda empat atau mobil, penerapanya diperluas hingga ke jalan tol. Polda Metro Jaya mulai menerapkan sistem tilang elektronik (e-TLE) di tol sejak 5 Desember 2019. Baru dua titik kamera e-TLE yang terpasang di tol Jakarta.
 
"Saat ini dua titik kita pasang, nanti terlihat kalau pernah ditilang dan belum disidang," kata Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Eddy Pramono pada kesempatan berbeda.
 
Gatot mengatakan pemasangan e-TLE ini merupakan pengembangan dari beberapa ruas di Jakarta. Polda Metro Jaya bekerja sama dengan Jasa Marga dalam memasang e-TLE. Kamera ini bisa mendeteksi pelanggaran lalu lintas yang dilakukan pengendara roda empat. Kamera akan mengirimkan sinyal ke NTMC Polda jika ada pelanggaran di tol.
 
Sistem ini juga bisa melihat kendaraan yang tidak taat pajak, dan mendeteksi pelat nomor polisi palsu. "Kedua kalau ada kendaraan belum bayar pajak nanti kelihatan pas masuk tol, kelihatan juga jika nomornya bodong."
 
Sistem ini juga bisa mendeteksi kecelakaan lalu lintas. Petugas NTMC Polda akan memberitahu polisi terdekat untuk memberi bantuan jika ada kecelakaan.
 
Gatot berharap ada penambahan kamera e-TLE di tol. Hal ini juga membuat kenyamanan bagi pengendara."Mudah-mudahan nanti setiap pintu tol ada e-TLE untuk meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas."
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif