Jakarta - Dunia touring di Indonesia identik dengan motor bertipe adventure, matik bongsor, atau motor sport berkapasitas mesin besar. Namun, di balik dominasi kendaraan tersebut, segmen motor bebek (moped) justru menyimpan pesona tersendiri bagi para petualang jalanan.
Berbekal transmisi semi-otomatis yang praktis, konsumsi bahan bakar yang sangat efisien, serta konstruksi rangka yang tangguh, motor bebek terbukti handal untuk melibas rute lintas kota hingga jalur ekstrem pegunungan.
Bagi pengendara yang mendambakan sensasi petualangan jarak jauh dengan bujet ramah di kantong dan durabilitas tinggi, berikut adalah pilihan motor bebek irit yang nyaman untuk touring.
1. Honda Supra GTR 150
Dikenal sebagai salah satu bebek hyper-underbone paling bertenaga, Honda Supra GTR 150 dirancang khusus untuk pengendara yang hobi menjelajah jarak jauh. Menggendong mesin 150cc DOHC berpendingin cairan, motor ini menawarkan tenaga responsif saat harus mendahului kendaraan di jalur luar kota.
Bermesin 149,1 cc, konsumsi BBM-nya berkisar di angka 40–42 km/liter. Posisi berkendara agak membungkuk sporty namun tetap ergonomis, ban lebar yang stabil di tikungan, serta suspensi depan teleskopik berdiameter besar untuk meredam jalanan bergelombang.
Baca Juga:
Jangan Sampai Bikin Kesalahan Umum saat Parkir Mobil di Mall
2. Yamaha MX King 150
Sebagai rival abadi di kelas bebek sport, Yamaha MX King 150 sangat digemari oleh komunitas pencinta perjalanan jauh (touring). Mesin berteknologi Fuel Injection dengan diasis ringan membuat motor ini sangat lincah diajak bermanuver di kelokan tajam pegunungan.
Ditenagai mesin 150 cc, konsumsi BBM-nya sekitar 42–45 km/liter. Karakter mesin overstroke yang bertenaga di putaran bawah hingga menengah, lampu depan LED yang terang untuk perjalanan malam hari, serta suku cadang yang melimpah di berbagai daerah.
3. Honda Revo Fi
Jika prioritas utama Anda adalah efisiensi bahan bakar maksimal tanpa mengorbankan ketahanan mesin, Honda Revo Fi adalah jawabannya. Meskipun berkapasitas mesin kecil, bebek sejuta umat ini sudah teruji ribuan kilometer melintasi berbagai medan lintas provinsi oleh para pengendara komuter maupun motovlogger.
Kapasitas mesinnya 109,17 cc motor ini sangat irit, mampu menembus hingga 55–59 km/liter. Bobot motor yang ringan memudahkan pengendalian, mesin tangguh minim perawatan, serta posisi jok yang tidak membuat cepat pegal untuk perjalanan santai.
4. Suzuki Satria F150 (Injeksi)
Bagi pencinta kecepatan yang menyukai karakter mesin underbone ayam jago, Suzuki Satria F150 menawarkan sensasi touring berkecepatan tinggi. Tenaga yang disemburkan sangat superior di kelasnya, cocok bagi pengendara yang menyukai tarikan agresif.
Baca Juga:
Harga Oli Transmisi Mobil Matik September 2026
Bermesin 147,3 cc konsumsi BBM-nya berkisar 38–42 km/liter. Rangka kemudi lincah dan performa mesin kelas atas, meski disarankan menggunakan tambahan pelindung angin (windshield universal) untuk meredam terpaan angin saat melaju konstan di jalur pantura.
Jakarta - Dunia
touring di Indonesia identik dengan motor bertipe
adventure, matik bongsor, atau motor sport berkapasitas mesin besar. Namun, di balik dominasi kendaraan tersebut, segmen motor bebek (moped) justru menyimpan pesona tersendiri bagi para petualang jalanan.
Berbekal transmisi semi-otomatis yang praktis, konsumsi bahan bakar yang sangat efisien, serta konstruksi rangka yang tangguh, motor bebek terbukti handal untuk melibas rute lintas kota hingga jalur ekstrem pegunungan.
Bagi pengendara yang mendambakan sensasi petualangan jarak jauh dengan bujet ramah di kantong dan durabilitas tinggi, berikut adalah pilihan motor bebek irit yang nyaman untuk touring.
1. Honda Supra GTR 150
Dikenal sebagai salah satu bebek hyper-underbone paling bertenaga, Honda Supra GTR 150 dirancang khusus untuk pengendara yang hobi menjelajah jarak jauh. Menggendong mesin 150cc DOHC berpendingin cairan, motor ini menawarkan tenaga responsif saat harus mendahului kendaraan di jalur luar kota.
Bermesin 149,1 cc, konsumsi BBM-nya berkisar di angka 40–42 km/liter. Posisi berkendara agak membungkuk sporty namun tetap ergonomis, ban lebar yang stabil di tikungan, serta suspensi depan teleskopik berdiameter besar untuk meredam jalanan bergelombang.
2. Yamaha MX King 150
Sebagai rival abadi di kelas bebek sport, Yamaha MX King 150 sangat digemari oleh komunitas pencinta perjalanan jauh (touring). Mesin berteknologi Fuel Injection dengan diasis ringan membuat motor ini sangat lincah diajak bermanuver di kelokan tajam pegunungan.
Ditenagai mesin 150 cc, konsumsi BBM-nya sekitar 42–45 km/liter. Karakter mesin overstroke yang bertenaga di putaran bawah hingga menengah, lampu depan LED yang terang untuk perjalanan malam hari, serta suku cadang yang melimpah di berbagai daerah.
3. Honda Revo Fi
Jika prioritas utama Anda adalah efisiensi bahan bakar maksimal tanpa mengorbankan ketahanan mesin, Honda Revo Fi adalah jawabannya. Meskipun berkapasitas mesin kecil, bebek sejuta umat ini sudah teruji ribuan kilometer melintasi berbagai medan lintas provinsi oleh para pengendara komuter maupun motovlogger.
Kapasitas mesinnya 109,17 cc motor ini sangat irit, mampu menembus hingga 55–59 km/liter. Bobot motor yang ringan memudahkan pengendalian, mesin tangguh minim perawatan, serta posisi jok yang tidak membuat cepat pegal untuk perjalanan santai.
4. Suzuki Satria F150 (Injeksi)
Bagi pencinta kecepatan yang menyukai karakter mesin underbone ayam jago, Suzuki Satria F150 menawarkan sensasi touring berkecepatan tinggi. Tenaga yang disemburkan sangat superior di kelasnya, cocok bagi pengendara yang menyukai tarikan agresif.
Bermesin 147,3 cc konsumsi BBM-nya berkisar 38–42 km/liter. Rangka kemudi lincah dan performa mesin kelas atas, meski disarankan menggunakan tambahan pelindung angin (windshield universal) untuk meredam terpaan angin saat melaju konstan di jalur pantura.
(UDA)