Jakarta - Pertanyaaan soal kapan PT Astra Honda Motor (AHM) akan merilis Honda Supra GTR di pasar otomotif Indonesia, masih jadi perdebatan besar. Mengingat permintaan segmen sport cub seperti ini memang sangat terbatas.
Bahkan dari pengakuan Direktur Pemasaran PT AHM, Octavianus Dwi, bahwa segmen pasar motor bebek sport ini sangat kecil. Bahkan untuk segmen bebek secara keseluruhan hanya 4 persen. Bukan berarti mereka takkan menjual motor ini, namun lebih ke permintaan pasar.
"Kami tentu akan mengikuti permintaan pasar. Kalau memang pasar meminta agar segera diluncurkan, maka tentu akan segera Kami pasarkan. Hanya saat ini memang Kami juga harus memperhatikan soal segmen permintaannya karena tidak terlalu besar," ujar Octavianus Dwi beberapa waktu lalu.
Namun sebenarnya upaya PT AHM untuk memasukkan sepeda motor tipe bebek sport ini sudah ada sejak 2025 lalu. Di mana mereka telah mendaftarkan motor tersebut ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham RI pada Oktober 2025.
Baca Juga:
Cek Harga OTR Jakarta BYD per Maret 2026
Motor ini sendiri masih dijual dengan intensif oleh Honda di pasar Vietnam. Mengingat permintaan motor tipe bebek sport di sana masih sangat tinggi. Namun untuk karakter pasar Indonesia, tentu harus menunggu permintaan yang lebih besar.
Spesifikasi Menggiurkan
Di balik tampilannya yang agresif, Honda Winner R mengusung mesin 150cc DOHC berpendingin cairan dengan transmisi 6-percepatan. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 15,8 hp pada 9.000 rpm dan torsi 13,6 Nm pada 7.000 rpm.
Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi yang telah dilengkapi Assist & Slipper Clutch, yang membuat perpindahan gigi lebih halus serta mencegah roda belakang mengunci saat deselerasi mendadak.
Artinya, indikasi kehadiran Supra GTR versi terbaru ini masih terbuka lebar. Bisa jadi momentum sebelum pameran besar seperti Pekan Raya Jakarta, GIIAS 2026, IMOS 2026 hingga GJAW 2026 bakal jadi momentum peluncurannya. Kita tunggu saja!
Jakarta - Pertanyaaan soal kapan PT
Astra Honda Motor (AHM) akan merilis
Honda Supra GTR di pasar otomotif Indonesia, masih jadi perdebatan besar. Mengingat permintaan segmen sport cub seperti ini memang sangat terbatas.
Bahkan dari pengakuan Direktur Pemasaran PT AHM, Octavianus Dwi, bahwa segmen pasar motor bebek sport ini sangat kecil. Bahkan untuk segmen bebek secara keseluruhan hanya 4 persen. Bukan berarti mereka takkan menjual motor ini, namun lebih ke permintaan pasar.
"Kami tentu akan mengikuti permintaan pasar. Kalau memang pasar meminta agar segera diluncurkan, maka tentu akan segera Kami pasarkan. Hanya saat ini memang Kami juga harus memperhatikan soal segmen permintaannya karena tidak terlalu besar," ujar Octavianus Dwi beberapa waktu lalu.
Namun sebenarnya upaya PT AHM untuk memasukkan sepeda motor tipe bebek sport ini sudah ada sejak 2025 lalu. Di mana mereka telah mendaftarkan motor tersebut ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kemenkumham RI pada Oktober 2025.
Motor ini sendiri masih dijual dengan intensif oleh Honda di pasar Vietnam. Mengingat permintaan motor tipe bebek sport di sana masih sangat tinggi. Namun untuk karakter pasar Indonesia, tentu harus menunggu permintaan yang lebih besar.
Spesifikasi Menggiurkan
Di balik tampilannya yang agresif, Honda Winner R mengusung mesin 150cc DOHC berpendingin cairan dengan transmisi 6-percepatan. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga sekitar 15,8 hp pada 9.000 rpm dan torsi 13,6 Nm pada 7.000 rpm.
Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi yang telah dilengkapi Assist & Slipper Clutch, yang membuat perpindahan gigi lebih halus serta mencegah roda belakang mengunci saat deselerasi mendadak.
Artinya, indikasi kehadiran Supra GTR versi terbaru ini masih terbuka lebar. Bisa jadi momentum sebelum pameran besar seperti Pekan Raya Jakarta, GIIAS 2026, IMOS 2026 hingga GJAW 2026 bakal jadi momentum peluncurannya. Kita tunggu saja!
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)