DKI Jakarta: Yadea OVA Mini resmi hadir di pasar Indonesia. Sebagai anggota baru keluarga OVA di Indonesia, motor listrik ini kini dapat dimiliki konsumen melalui jaringan dealer resmi maupun kanal e-commerce resmi.
OVA Mini mengusung konsep kendaraan listrik roda dua dengan dimensi kompak yang ditujukan untuk menunjang mobilitas sehari-hari. Motor listrik ini membawa perpaduan teknologi cerdas, desain compact, serta sejumlah fitur yang dirancang untuk memberikan kepraktisan dan kenyamanan bagi pengguna.
Dari sisi tampilan, OVA Mini menawarkan empat pilihan warna bergaya macaron, yakni Noble Green, Retro Red, Pearlescent Mambo Green, dan Mousse Pink. Motor listrik ini juga dilengkapi premium LED lighting yang menjadi bagian dari desain sekaligus mendukung visibilitas saat digunakan.
Untuk menunjang mobilitas perkotaan, OVA Mini dibekali motor listrik berdaya 500W dengan kecepatan maksimum hingga 25 km/jam. Motor listrik ini memiliki daya jelajah hingga 50 kilometer. Dimensi yang ringkas juga membuat OVA Mini dirancang agar mudah digunakan dan lincah untuk berbagai kebutuhan perjalanan.
Dari sisi kenyamanan, OVA Mini dilengkapi hydraulic front suspension, ergonomic seat, front hook, dan spacious storage. Kombinasi fitur tersebut ditujukan untuk mendukung aktivitas pengguna dalam penggunaan sehari-hari.
Baca Juga:
'Tokyo Drift' di Basement ICE BSD, IMX 2026 Bawa Drift King
OVA Mini dibanderol Rp6,9 juta. Khusus pembelian melalui kanal e-commerce, konsumen berkesempatan mendapatkan Voucher GEF senilai Rp500.000 sebagai benefit pembelian.
VP & GM Sales Marketing Yadea Indonesia, Andy Luo, menjelaskan konsumen dapat melakukan pembelian secara online maupun datang langsung ke toko fisik Yadea untuk mencoba kendaraan.
“Konsumen bisa membeli melalui platform e-commerce online, atau juga bisa datang ke toko fisik Yadea untuk mencoba mengendarai lalu membeli. Namun untuk model ini saat ini hanya pemesanan online yang bisa mendapatkan dukungan Voucher GEF. Metode pengiriman dilakukan melalui sistem O2O, yaitu pesan secara online, lalu ambil barang di toko fisik,” Ujar Andy Luo.
DKI Jakarta: Yadea OVA Mini resmi hadir di pasar Indonesia. Sebagai anggota baru keluarga OVA di Indonesia,
motor listrik ini kini dapat dimiliki konsumen melalui jaringan dealer resmi maupun kanal e-commerce resmi.
OVA Mini mengusung konsep kendaraan listrik roda dua dengan dimensi kompak yang ditujukan untuk menunjang mobilitas sehari-hari. Motor listrik ini membawa perpaduan teknologi cerdas, desain compact, serta sejumlah fitur yang dirancang untuk memberikan kepraktisan dan kenyamanan bagi pengguna.
Dari sisi tampilan, OVA Mini menawarkan empat pilihan warna bergaya macaron, yakni Noble Green, Retro Red, Pearlescent Mambo Green, dan Mousse Pink. Motor listrik ini juga dilengkapi premium LED lighting yang menjadi bagian dari desain sekaligus mendukung visibilitas saat digunakan.
Untuk menunjang mobilitas perkotaan, OVA Mini dibekali motor listrik berdaya 500W dengan kecepatan maksimum hingga 25 km/jam. Motor listrik ini memiliki daya jelajah hingga 50 kilometer. Dimensi yang ringkas juga membuat OVA Mini dirancang agar mudah digunakan dan lincah untuk berbagai kebutuhan perjalanan.
Dari sisi kenyamanan, OVA Mini dilengkapi hydraulic front suspension, ergonomic seat, front hook, dan spacious storage. Kombinasi fitur tersebut ditujukan untuk mendukung aktivitas pengguna dalam penggunaan sehari-hari.
OVA Mini dibanderol Rp6,9 juta. Khusus pembelian melalui kanal e-commerce, konsumen berkesempatan mendapatkan Voucher GEF senilai Rp500.000 sebagai benefit pembelian.
VP & GM Sales Marketing Yadea Indonesia, Andy Luo, menjelaskan konsumen dapat melakukan pembelian secara online maupun datang langsung ke toko fisik Yadea untuk mencoba kendaraan.
“Konsumen bisa membeli melalui platform e-commerce online, atau juga bisa datang ke toko fisik Yadea untuk mencoba mengendarai lalu membeli. Namun untuk model ini saat ini hanya pemesanan online yang bisa mendapatkan dukungan Voucher GEF. Metode pengiriman dilakukan melalui sistem O2O, yaitu pesan secara online, lalu ambil barang di toko fisik,” Ujar Andy Luo.
(UDA)