Indoclub Championship buka kelas baru supermoto dan GP12. medcom.id/Ahmad Garuda
Indoclub Championship buka kelas baru supermoto dan GP12. medcom.id/Ahmad Garuda

Indoclub Champ 2019 Buka Kelas Supermoto dan GP12

Otomotif balap motor pembalap nasional
Ahmad Garuda • 08 Februari 2019 19:21
Jakarta: Kegiatan balap motor yang dikemas Indoclub Championship 2019, kini makin ramai. Misi mereka untuk memberikan wadah kepada komunitas untuk berkompetisi di lintasan balap, kini semakin meluas. Bahkan tahun ini mereka membuka kelas baru yaitu Supermoto dan GP12.
 
"Tahun ini kami memang akan membuka kelas baru Supermoto untuk memberikan kompetisi yang lebih beragam terhadap para peserta. Bedanya, lintasannya dibikin lebih flat saja. Tidak akan diberikan undakan dan handicap, untuk membuat mereka para peserta pemula juga bisa belajar secara maksimal," klaim Event Director Indoclub Championship 2019, Deny Wajonk, di momentum konferensi pers IC 2019 di Deride, Jakarta.
 
Sementara untuk GP12 dikatakan oleh Deny sebagai kelas yang menengahi MiniGP ke ajang balap tipe motor sport yang lebih tinggi. Tidak lagi melalui kelas bebek yang kejuaraannya sangat terbatas di Asia saja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Putaran pembuka yang bakal berlangsung pada 16-17 Februari 2019 mendatang di Sirkuit Gokart Sentul, Bogor-Jawa Barat bakal jadi pembuktian bahwa kelas supermoto punya peminat besar. Apalagi FDR Tire juga memasok ban khusus Maxtreme SE khusus untuk seri balap Supermoto ini.
 
Indoclub Champ 2019 Buka Kelas Supermoto dan GP12
 
"Kami punya misi khusus untuk menghidupkan kembali balap motor bermesin dua langkah atau 2-tak. Khususnya mereka pengguna Suzuki Satria 2-tak, Yamaha Force-One dan lain-lain agar mereka bisa merasakan kembali balap generasi di era 90-an. Kemudian kelas yang kami lombakan juga akan sangat lengkap, bahkan untuk keals Indomatic Race dan Scooter, serta kelas pembibitan di IndominiGP untuk anak-anak."
 
Lantaran alokasi event ini bukan sekadar balap, namun juga sebagai ajang gathering keluarga pecinta otomotif khususnya roda dua, tentu akan banyak ragam kegiatan di sana. bazzar, kontep foto, baksos (charity) untuk pembangunan rumah ibadah, service helm gratis dan beberapa lagi lainnya. Bahkan para sponsor seperti Deride, Pelumas Ravenol dan semua pendukungnya, bakal menggelar ragam acara.
 
"Lantaran kegiatan ini sifatnya event komunitas, maka kami berupaya untuk membuat komunitas yang ikut merasa senang. Tapi bukan berarti kami mengabaikan sisi pembibitan pembalap. Tahun ini kami memutuskan untuk tidak menggunakan sirkuit non permanen dengan alasan keamanan. Pun juga bisa lebih menghemat penggunaan budget," timpal Punggawa D Motorsport yang juga tergabung di Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat, Rulianto Katam.
 
Hal unik lainnya, penyelenggara event ini juga menyiapkan satu unit mobil yang akan jadi hadiah utama. Tapi bukan untuk para pembalap, melainkan untuk tim-tim balap yang memang konsisten dalam segala hal selama penyelenggaraan balap berlangsung.
 
Kelas wajib yang akan dihitung dalam perebutan total poin adalah RX-King dan Undebone 125cc Mix engine, lalu kelas Sport 2tak 150cc STD dan Underbone mesin tidur. Setiap tim boleh dan dapat menurunkan banyak pembalap. Misalnya, tim boleh menurunkan lebih dari 4 pembalap.
 
Namun yang masuk dalam perhitungan total poin untuk memperebutkan juara umum adalah maksimal 2 (dua) pembalap. Untuk selanjutnya 2 pembalap tersebut dimasukkan ke dalam perhitungan poin kejuaraan antar tim. Berlaku sistem nama tim terdaftar sebelum acara berlangsung atau selambat-lambatnya pada saat QTT.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif