Sirkuit Mandalika. Instagram/themandalikagp
Sirkuit Mandalika. Instagram/themandalikagp

Balap Motor

Naik Kelas, Kejurnas Motor Sportbike Bersanding dengan WSBK 2023

Ekawan Raharja • 02 Februari 2023 09:00
Jakarta: Ikatan motor Indonesia (IMI) kembali menyelenggarakan kejuaraan nasional (kejurnas) motor sportbike di tahun 2023 setelah lama hiatus. Balapan dengan berbagai kelas motor sport ini kembali hadir dengan standar & fasilitas yang tidak kalah dengan balapan internasional.
 
Oleh sebab itu Mandalika Grand Prix Association (MGPA) sebagai penyelenggara bekerja sama dengan PRIDE Club serta Astha meluncurkan Mandalika Racing Series. Program ini akan memayungi berbagai balapan motor dalam negeri, dan dimulai dari kejurnas motor sportbike musim 2023.
 
Direktur Utama MGPA, Priandhi Satria, menyebutkan kejurnas motor sportbike akan berlangsung sebanyak 3 seri. Seri pertama akan terasa spesial karena diselenggarakan tepat sebelum WSBK yang akan dilangsungkan di Sirkuit Mandalika pada 3-5 Maret 2023.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami sudah berkoordinasi dengan Dorna Sports soal event Mandalika Racing Series ini dan mereka merespons positif. Ini adalah kesempatan bagi para rider Indonesia untuk tampil penuh di hadapan para tim besar WorldSBK dan disaksikan puluhan ribu penonton di Sirkuit Mandalika,” sebut Andi pada Rabu (1-2-2023) di Cikini Jakarta Pusat.
 
Direktur Olahraga offroad Sepeda Motor Ikatan Motor Indonesia (IMI), Eddy Saputra, menyebutkan kejurnas motor sportbike sudah 4 tahun tidak diselenggarakan. Sehingga dia melihat momen penyelenggaraan WSBK, dan restu dari Dorna Sports, menjadi momen yang tepat untuk kembali menyelenggarakan kejurnas balap motor sportbike.
 
Tujuan kami mengadakan Mandalika Racing Series adalah untuk meningkatkan kualitas pebalap Indonesia melalui kemasan sebuah kompetisi yang baik dan berkelanjutan. Diharapkan dengan bergulirnya kompetisi ini akan menghasilkan pebalap Indonesia yang siap bersaing di level lebih tinggi serta memiliki prestasi, ” tukas Eddy Saputra di lokasi yang sama.
 
Eddy merinci Kejurnas Balap Motor Sportbike direncanakan diadakan sebanyak 3 seri selama tahun ini. Bahkan dia tidak menutup kemungkinan untuk seri terakhir bisa bersanding dengan MotoGP.
 
“Seri pertama akan diadakan bersamaan dengan WSBK kemudian seri kedua di bulan Juli serta ketiga di Oktober. Karena munculnya pemikiran kejurnas sport ini di akhir tahun kemarin, maka kami juga menyesuaikan dengan kalender balap lainnya yang sudah rilis yakni ARRC dan OnePrix karena mayoritas diikuti pembalap yang sama. Tidak menutup kemungkinan juga pada Oktober akan diadakan sebagai supporting race MotoGP,” tukasnya.
 
IMI sudah memiliki aturan untuk kejurnas sport yang terdiri dari tiga kelas yakni 150 cc, 250 cc, serta Supersport 600 cc. Namun, mengingat slot waktu yang diberikan pihak Dorna Sports, maka untuk seri pertama hanya akan mempertandingkan kelas 250 cc dengan pertimbangan kelas ini memiliki penjenjangan yang dekat dengan kelas AP250 di ARRC serta WSS300 di WSBK. 
 
Soal regulasi yang akan diterapkan tetap mengacu pada peraturan sebelumnya dengan pertimbangan kesiapan masing-masing tim akibat vakumnya kejuaraan ini. Aturan seperti One Make Tire menggunakan ban Pirelli telah ditetapkan oleh penyelenggara untuk kelas 250cc ini. Dari penyelenggaraan tahun ini, diharapkan akan dapat merumuskan regulasi baru untuk musim balap 2024 serta menciptakan sebuah kompetisi yang fair dan menghasilkan pembalap tangguh dan berprestasi.
 
(ERA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif