medcom.id, Jakarta: Kawasaki memang selalu melakukan pengembangan dan riset pada produk anyar mereka. Setelah melakukan perubahan dengan mengubah sistem pengkabutan bahan bakar menjadi fuel injection dan juga penambahan sistem pengereman anti-lock braking system (ABS), kini ninja mendapat upgrade terbaru.
Upgrade tersebut adalah penggunaan slipper clutch pada sistem transmisinya. Dimana sistem ini memungkinkan pengendara melakukan engine brake (deselerasi) lebih cepat tanpa resiko ban kehilangan traksi karena efek torsi berbalik secara berlebihan (back torque).
Teknologi ini biasanya digunakan pada motor berkapasitas mesin besar dan motor balap. Tujuannya jelas untuk memudahkan pengereman dan masuk ke tikungan lebih cepat.
Mengenai sistem ini, secara lengkap namanya assist and slipper clutch yang beroperasi pada saat yang berbeda. Dimana assist clutch terjadi saat motorĀ berakselerasi, sedangkan slipper clutch secara otomatis terjadi saat motor berdeselerasi dan melakukan penurunan gigi alias downshift.
Biasanya saat penurunan gigi dengan cepat (misalnya saat balapan), pada sistem kopling akan terjadi fenomena back torque. Dimana hal ini membuat ban belakang skid dan selanjutnya membuat roda kehilangan traksi pada permukaan jalan. Slipper clutch inilah yang membantu mengurangi kerugian akibat back torque tadi.
"Teknologi ini sudah kami tempelkan di Ninja 250 FI 2015 dan langsung dijual. Sekarang kami hanya akan menghabiskan stok Ninja 250 FI yang lama dan langsung menjual tipe terbaru. Tidak ada proses launching atau seremonial khusus untuk varian terbaru ini," jelas Bharata Prima Wardhana, selaku Sales & Promotion Dept Marketing Division, PT Kawasaki Motor Indonesia.
medcom.id, Jakarta: Kawasaki memang selalu melakukan pengembangan dan riset pada produk anyar mereka. Setelah melakukan perubahan dengan mengubah sistem pengkabutan bahan bakar menjadi
fuel injection dan juga penambahan sistem pengereman anti-lock braking system (ABS), kini ninja mendapat
upgrade terbaru.
Upgrade tersebut adalah penggunaan
slipper clutch pada sistem transmisinya. Dimana sistem ini memungkinkan pengendara melakukan
engine brake (deselerasi) lebih cepat tanpa resiko ban kehilangan traksi karena efek torsi berbalik secara berlebihan (
back torque).
Teknologi ini biasanya digunakan pada motor berkapasitas mesin besar dan motor balap. Tujuannya jelas untuk memudahkan pengereman dan masuk ke tikungan lebih cepat.
Mengenai sistem ini, secara lengkap namanya
assist and slipper clutch yang beroperasi pada saat yang berbeda. Dimana
assist clutch terjadi saat motor berakselerasi, sedangkan
slipper clutch secara otomatis terjadi saat motor berdeselerasi dan melakukan penurunan gigi alias
downshift.
Biasanya saat penurunan gigi dengan cepat (misalnya saat balapan), pada sistem kopling akan terjadi fenomena
back torque. Dimana hal ini membuat ban belakang skid dan selanjutnya membuat roda kehilangan traksi pada permukaan jalan.
Slipper clutch inilah yang membantu mengurangi kerugian akibat back torque tadi.
"Teknologi ini sudah kami tempelkan di Ninja 250 FI 2015 dan langsung dijual. Sekarang kami hanya akan menghabiskan stok Ninja 250 FI yang lama dan langsung menjual tipe terbaru. Tidak ada proses launching atau seremonial khusus untuk varian terbaru ini," jelas Bharata Prima Wardhana, selaku
Sales & Promotion Dept Marketing Division, PT Kawasaki Motor Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)