Ilustrasi- MI/Teresia Aan Meliana
Ilustrasi- MI/Teresia Aan Meliana

Begini Cara Mengurus Balik Nama Motor Beserta Biayanya

Adri Prima • 24 Mei 2022 10:40
Jakarta: Pengurusan mutasi dan balik nama motor biasanya dilakukan oleh seseorang yang baru saja membeli motor bekas, atau mendapat hibahan motor dari kerabat, teman, ataupun dari hadiah dari atasan.
 
Agar kendaraan tersebut terdaftar atas nama kita sendiri, maka harus dilakukan proses pergantian kepemilikan dari pemilik lama ke pemilik baru.
 
Balik nama motor juga penting agar nantinya pemilik baru lebih mudah untuk membayar pajak dan memperpanjang STNK.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berikut ini cara mengurus balik nama motor:
  • Datang ke kantor Samsat sesuai dengan wilayah tempat tinggal pemilik kendaraan bermotor.
  • Pastikan pemilik kendaraan membawa semua dokumen persyaratan balik nama (KTP asli dan fotocopy pemilik baru, BPKB asli dan fotocopy STNK asli dan fotocopy, Bukti jual kendaraan, bisa berupa kuitansi pembayaran, Bukti cek fisik kendaraan).
  • Selanjutnya, melakukan cek fisik kendaraan oleh petugas Samsat.
  • Serahkan hasil cek kendaraan tersebut kepada petugas Samsat bersama persyaratan lain saat daftar di loket balik nama STNK.
  • Petugas loket di Samsat akan memanggil nama Anda untuk melanjutkan proses balik nama.
  • Selesaikan proses pembayaran di loket.

Biaya balik nama motor


Untuk pengurusan balik nama motor, ada biaya yang harus dikeluarkan. Biaya balik nama motor sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2010 dan PP Nomor 76 Tahun 2020 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
 
Berikut rincian biaya balik nama motor (DKI Jakarta) terbaru Mei 2022:
  • Biaya administrasi: Rp 35.000
  • Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ): Rp 35.000
  • Biaya pembuatan BPKB baru: Rp 225.000
  • Biaya pembuatan nomor polisi baru: Rp 30.000
  • Biaya pembuatan STNK: Rp 100.000
  • Biaya Penerbitan Tanda Nomor Kendaraan (TNKB) pelat nomor untuk kendaraan dua Rp 60.000
  • Biaya transfer nama Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB) sebesar 10 persen. Namun tarif dasar yang berlaku biasanya 2/3 kali dari tarif Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD).
  • Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar 2 persen untuk penyerahan pertama, dan tambahan sebesar 5 persen untuk setiap penyerahan berikutnya.
  • Denda apabila ada keterlambatan pajak

Hal yang perlu diingat adalah, biaya balik nama motor bisa berbeda-beda di setiap daerah tergantung kebijakan pajak daerah setempat.
 
(PRI)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif