medcom.id, Jakarta: Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Motor Indonesia (IMI) berjalan ricuh. Para Pengurus Provinsi (Pengprov) IMI yang mengundurkan diri dari munas siap membuat IMI tandingan.
Agung Nugroho, Ketua Pengprov IMI Riau, menjelaskan bahwa Munas IMI kali ini sudah tidak sehat. Dia bersama para Pengprov IMI yang mengundurkan diri akan membuat IMI tandingan.
"Kalau seperti ini, kami akan meminta Pak Pras (Prasetyo Edi) untuk membangun kantor IMI. Bisa dibilang bikin IMI tandingan," terang Agung hari Jumat, 18 Desember, di Jakarta.
"Jika hal ini tidak ditindak segera, dalam sebulan akan kami buat IMI tandingan," terang Agung.
Kericuhan Munas IMI ini tidak terlepas dari kekecewaan pihak Prasetyo Edi Marsudi. Dia menilai bahwa sistem pemilihan Ketua Umum IMI kali ini tidak sehat. Munas IMI ke-8 ini tertutup untuk umum, sedangkan sistem pemilihan Ketua Umum IMI dilakukan secara terbuka.
medcom.id, Jakarta: Musyawarah Nasional (Munas) Ikatan Motor Indonesia (IMI) berjalan ricuh. Para Pengurus Provinsi (Pengprov) IMI yang mengundurkan diri dari munas siap membuat IMI tandingan.
Agung Nugroho, Ketua Pengprov IMI Riau, menjelaskan bahwa Munas IMI kali ini sudah tidak sehat. Dia bersama para Pengprov IMI yang mengundurkan diri akan membuat IMI tandingan.
"Kalau seperti ini, kami akan meminta Pak Pras (Prasetyo Edi) untuk membangun kantor IMI. Bisa dibilang bikin IMI tandingan," terang Agung hari Jumat, 18 Desember, di Jakarta.
"Jika hal ini tidak ditindak segera, dalam sebulan akan kami buat IMI tandingan," terang Agung.
Kericuhan Munas IMI ini tidak terlepas dari kekecewaan pihak Prasetyo Edi Marsudi. Dia menilai bahwa sistem pemilihan Ketua Umum IMI kali ini tidak sehat. Munas IMI ke-8 ini tertutup untuk umum, sedangkan sistem pemilihan Ketua Umum IMI dilakukan secara terbuka.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)