Busi performa tinggi namun irit konsumsi daya listrik? X-Line jadi andalan baru Brisk. medcom.id/Ahmad Garuda
Busi performa tinggi namun irit konsumsi daya listrik? X-Line jadi andalan baru Brisk. medcom.id/Ahmad Garuda

Pengapian Besar tanpa Boros Listrik? Brisk Andalkan X-Line

Otomotif komponen otomotif Busi Busi Motor
Ahmad Garuda • 01 November 2019 20:53
Jakarta: Busi performa tinggi, sangat identik dengan suplai listrik dari komponen kelistrikan di kendaraan yang tinggi. Akibatnya jika menggunakan busi performa tinggi dan tidak mengganti rangkaian komponen kelistrikan yang mampu memasok listrik sesuai permintaan busi, maka ini akan membuat komponen kelistrikan, takkan awet.
 
Menanggapi hal tersebut, Brisk Motor Indonesia (importir busi Brisk) meluncurkan produk terbarunya yakni X-Line. Busi ini merupakan solusi meningkatkan performa motor harian tanpa takut rangkaian komponen kelistrikan mengalami masalah.
 
"Kami punya jajaran produk busi performa tinggi untuk pasar global, termasuk Indonesia. Masalahnya, tidak semua kendaraan bisa menggunakan busi performa tinggi tersebut. Termasuk motor-motor dengan kapasitas mesin kecil. Termasuk motor matic dengan kapasitas mesin 150 cc ke bawah. Setelah tim riset kami melakukan riset lebih lanjut, maka X-Line inilah hasilnya," jelas Managing Director, PT Maju Gemilang Persada, Giman, saat melakukan peluncuran busi barunya di Jakarta pada Jumat (1/111/2019).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengapian Besar tanpa Boros Listrik? Brisk Andalkan X-Line
 
Ia menjelaskan bahwa busi ini didesain untuk motor-motor atau kendaraan dengan kapasitas mesin kecil dan suplai tenaga listrik yang tidak terlalu besar. Namun bukan berarti tenaga yang dihasilkan juga tidak bagus, justru itulah keistimewaannya. Mampu menghasilkan pengapian besar meski suplai tenaga listriknya kecil.
 
"Ya ini bisa terjadi karena konfigurasi kepala busi (elektroda positif) membentuk desain empat kaki. Sehingga efek semburan apinya 360 derajat dan membuat pengapian lebih sempurna. Dari hasil pengujian dyno yang kami lakukan, peningkatan performa akselerasi memang tidak terlalu besar. Namun untuk tenaga maksimalnya cukup signifikan," klaim Giman.
 
Sebelumnya mereka sudah menghadirkan varian LGS yang merupakan varian khusus untuk busi performa tinggi. Namun ternyata busi ini butuh mesin dengan kapasitas lebih besar agar bisa bekerja dengan ideal. Sementara untuk X-Line menggunakan bahan dasar pengantar panas terbaik yaitu perak/silver. Mereka mengklaim bahwa busi ini cocok untuk pemakaian harian maupun balap.
 
Di jajaran produsen komponen pemantik api di ruang bakar itu, beberapa merek yang ikut meluncurkan versi performa tinggi juga bisa ditemui di pasar. Seperti NGK dan Denso yang punya varian Irridium. Namun soal kemampuan memantik api lebih besar dengan konsumsi listrk berdaya kecil, X-Line ini terbilang unggul.
 
Sayangnya jika berbicara soal harga jual untuk pasar otomotif Indonesia, pangsa pasarnya memang untuk kalangan yang punya passion kuat dalam otomotif dan kecepatan. Lantaran dijual dengan banderol Rp220 ribu, memang terbilang masih tinggi karena merupakan komponen impor. Tapi jika Anda salah satu yang penasaran soal hasil performanya, silakan jajal.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif