Ilustrasi berkendara sepeda motor. Piaggio
Ilustrasi berkendara sepeda motor. Piaggio

Teknologi Otomotif

Autolive & Piaggio Kembangkan Airbag untuk Sepeda Motor

Ekawan Raharja • 17 Desember 2021 12:00
Jakarta: Autoliv dan Piaggio berupaya meningkatkan keselamatan konsumen mereka di jalan raya dengan mengembangkan airbag di sepeda motor. Oleh sebab itu, kedua perusahaan ini berkolaborasi untuk menciptakan dan memungkinkan airbag terpasang di sepeda motor.
 
Keduanya mengumumkan kerja sama pengembangan airbag untuk memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pengendara kendaraan roda dua dan meningkatkan kenyamanan berkendara. Airbag akan dipasangkan pada rangka sepeda motor dan akan mengembang dalam hitungan milidetik.
 
Popularitas kendaraan roda dua bertenaga terus meningkat, hal tersebut didorong oleh urbanisasi yang meluas dan kepadatan perkotaan serta kepraktisan dan kemudahan penggunaan kendaraan roda dua yang bertenaga. Skuter dan sepeda motor saat ini dilengkapi dengan sistem keselamatan canggih seperti ABS (Antilock Braking System), ASR (Anti-Slip Regulation), dan penambahan airbag akan menjadi langkah lebih lanjut ke arah ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Autoliv telah mengembangkan konsep awal dengan alat simulasi canggih dan melakukan uji tabrakan skala penuh. Merek sekarang akan bekerja dengan Piaggio Group untuk mengembangkan produknya secara lebih lanjut dan potensi untuk mengkomersialkan konsep tersebut.
 
CEO dan President Autoliv, Mikael Bratt, menyebutkan perusahaan sudah memiliki komitmen untuk meningkatkan keselamatan masyarakat global di jalan raya. Terlebih sekarang ini, sepeda motor menjadi salah satu opsi untuk memenuhi kebutuhan mobilitas sehar-hari.
 
“Autoliv berkomitmen pada visi kami untuk menyelamatkan lebih banyak jiwa dan menyediakan solusi keselamatan jiwa kelas dunia untuk mobilitas dan masyarakat. Oleh karena itu, kami mengembangkan produk yang secara khusus melindungi pengguna jalan yang rentan. Pengembangan produk ini merupakan bagian integral dari agenda keberlanjutan kami dan langkah penting menuju tujuan kami untuk menyelamatkan 100.000 jiwa per tahun pada tahun 2030,” kata Mikael Bratt dikutip dari keterangan resminya.
 
(ERA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif