Game Over Cycles membuat tato disekujur bodi sepeda motor. MoreBikes
Game Over Cycles membuat tato disekujur bodi sepeda motor. MoreBikes

Intip Modifkasi Harley-Davidson Heritage Softail Trike dan Bertato

Otomotif modifikasi motor
M. Bagus Rachmanto • 26 Oktober 2019 17:15
Polandia: Tato dianggap sebagai salah satu seni rajah di tubuh. Namun bagaimana jadinya jika yang di tato adalah sepeda motor?
 
Dikutip dari Morebikes, Game Over Cycles membuat sebuah proyek bernama Cheyenne Bike The Recidivist. Rumah modifikasi asal Polandia ini mengambil basis dari Harley-Davidson (H-D)Heritage Softail.
 
Teknik tato yang dipakai tidak langsung di rajah di atas bahan besi. Hampir seluruh bagian motor dilapisi dengan bahan kulit sapi. Kemudian kulit sapi ini kemudian dirajah oleh studio tato Individuum dan Steel Will Tattoo-Factory.
Harley-Davidson Heritage Softail Berlumur Tato
Hasilnya warna kecoklatan dihiasi gambar-gambar dengan warna hitam khas tato. Motifnya sendiri hadir dengan motif layaknya tato di tubuh.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Bicara soal modifikasi motor, Indonesia juga tak kalah dibanding negara luar. Lihat saja modifikasi Harley Davidson Heritage Softail 1998 garapan modifikator lokal. Motor ini telah di modifikasi dengan tampilan yang cukup unik, yakni berubah menjadi roda tiga (trike) dengan motif warna army.
 
Modifikasi meliputi bagian belakang yang menggunakan dua ban mobil berukuran lebar merek 5M Spart ring 18 inci dibalut ban Dunlop Direzza 235/45. Pada bagian depan menggunakan ban orisinil ukuran 22 inci. Sementara pada bagian mesin tidak diutak-atik, karena kapasitas mesin asli 1.400cc dirasa cukup untuk membuat motor ini berlari kencang.
 
Usut punya usut, ditemui Medcom.id, beberapa waktu lalu, Sukiman pemilik H-D Heritage Softail modifikasi Trike ini merupakan penggemar motor besar. Pria yang akrab disapa Pak Haji ini memiliki koleksi motor besar sebanyak 16 unit dari berbagai merek.
HD Heritage Softail 1998 dimodifikasi menjadi roda tiga. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto
Kini kecintaannya terhadap motor besar pun Ia salurkan dengan bergabung di Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) Kota Bekasi. "Yang tadinya saya kemana-mana turing sendiri, sekarang bisa bareng teman-teman."
 
Pengusaha kuliner di daerah Bekasi ini pun membagi tips dan pengalamannya jika ingin melakukan turing. "Sebelum melakukan turing yang utama jaga kondisi badan, harus sehat dan fit. Kalau tidak jangan coba-coba, karena pengalaman saya pernah jatuh dan membuat tangan sebelah kiri patah," tutup pria kelahiran 1957 ini.
 

 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif