medcom.id: Karya-karya anak bangsa terus mendapatkan pengakuan dari luar negeri. Salah satunya adalah Volkswagen Kombi milik Wahyu Pamungkas, dijadikan Kombi terpanjang di dunia.
Tentu saja kombi ini bukanlah produksi pabrik. Melainkan hasil tangan dingin dari Wahyu yang menyulap mobil transporter tersebut menjadi sebuah limousine. Kini mobil dengan merek asal Jerman tersebut memiliki panjang hingga 7,6 meter dan ditasbihkan sebagai Kombi terpanjang di dunia.
Demi menggarap mobil ini, sebanyak 30 orang mekanik bengkel di pekerjakan. Wahyu sendiri berujar bahwa mobil ini memerlukan waktu pengerjaan lebih dari satu tahun.
Pria berumur 20 tahun ini menggunakan dua buah sasis Kombi tipe-2 yang digabung menjadi satu. Kemudian dia menambahkan as roda belakang untuk menyesuaikan dimensi kendaraan.
Menilik dapur pacunya, mesin 1.500 cc bawaan diganti dengan mesin baru 2.000 cc. Langkah ini diambil untuk mengatasi bobot mobil yang tentu saja bertambah.
Di dalamnya sendiri tentu sangat nyaman. Pria yang bermukim di Semarang ini memasangkan sofa di dalam mobil dan menyediakan mini bar. Bahkan agar kian menarik, dia menambahkan sunroof di atap mobilnya.
Wahyu sendiri memerlukan uang sekitar Rp400 juta untuk bisa menggarap Yumosvw miliknya. Salut untuk Wahyu.
medcom.id: Karya-karya anak bangsa terus mendapatkan pengakuan dari luar negeri. Salah satunya adalah Volkswagen Kombi milik Wahyu Pamungkas, dijadikan Kombi terpanjang di dunia.
Tentu saja kombi ini bukanlah produksi pabrik. Melainkan hasil tangan dingin dari Wahyu yang menyulap mobil transporter tersebut menjadi sebuah limousine. Kini mobil dengan merek asal Jerman tersebut memiliki panjang hingga 7,6 meter dan ditasbihkan sebagai Kombi terpanjang di dunia.

Demi menggarap mobil ini, sebanyak 30 orang mekanik bengkel di pekerjakan. Wahyu sendiri berujar bahwa mobil ini memerlukan waktu pengerjaan lebih dari satu tahun.
Pria berumur 20 tahun ini menggunakan dua buah sasis Kombi tipe-2 yang digabung menjadi satu. Kemudian dia menambahkan as roda belakang untuk menyesuaikan dimensi kendaraan.

Menilik dapur pacunya, mesin 1.500 cc bawaan diganti dengan mesin baru 2.000 cc. Langkah ini diambil untuk mengatasi bobot mobil yang tentu saja bertambah.

Di dalamnya sendiri tentu sangat nyaman. Pria yang bermukim di Semarang ini memasangkan sofa di dalam mobil dan menyediakan mini bar. Bahkan agar kian menarik, dia menambahkan
sunroof di atap mobilnya.
Wahyu sendiri memerlukan uang sekitar Rp400 juta untuk bisa menggarap Yumosvw miliknya. Salut untuk Wahyu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)