DKI Jakarta: Chevrolet Nova 1967 milik Dennis Terning tampil sebagai restomod berperforma tinggi dengan tenaga mencapai 1.013 hp dan torsi 1.193 Nm. Tidak hanya mengandalkan mesin bertenaga besar, mobil ini juga dibangun dengan rekayasa khusus agar Terning, yang mengalami cedera tulang belakang dan menjadi quadriplegic, dapat mengakses kabin dari kursi roda.
Mengutip Autoevolution, Chevrolet Nova tersebut memiliki sejarah panjang bersama Terning. Ia membeli Nova 1967 pada usia 15 tahun dan memodifikasinya dengan mesin small-block 406ci, interior berbahan beludru, cat Brandywine, serta pelek Keystone.
Mobil itu kemudian disimpan di gudang milik saudaranya pada 1987 ketika Terning beralih ke ajang IMCA Stock Car Racing. Pada 1992, ia menjadi juara nasional IMCA Stock Car National Points Champion. Setahun kemudian, kecelakaan yang melibatkan beberapa kendaraan menyebabkan Terning mengalami cedera tulang belakang.
Nova tersebut baru kembali dikeluarkan dari gudang pada 2021. Terning kemudian menggandeng Straightline Customs di Prior Lake, Minnesota, Amerika Serikat, untuk merealisasikan proyek restorasi sekaligus modifikasi.
Salah satu pekerjaan paling kompleks adalah merancang akses kursi penumpang yang dapat membantu proses perpindahan Terning dari kursi roda ke dalam mobil.
Baca Juga:
Syarat dan Cara Kredit Mobil Listrik
Mesin LSX Supercharged 1.013 Hp
Di balik kap mesin, Chevrolet Nova 1967 ini menggunakan Chevrolet Performance LSX 376 yang dicat senada dengan bodi. Mesin tersebut dipadukan dengan intake Harrop dan supercharger Harrop 2650. Sistem tersebut menghasilkan tenaga 1.013 hp dan torsi 1.193 Nm.
Untuk mendukung performanya, mesin mendapatkan camshaft Texas Speed serta sistem injeksi bahan bakar dan pengapian Holley Dominator. Gas buang dialirkan melalui Ultimate Headers menuju sistem knalpot custom berdiameter 3 inci yang dibuat dengan teknik TIG welding dan menggunakan muffler Borla XR1.
Tenaga mesin disalurkan melalui transmisi otomatis Bowler Performance 4L80E dengan torque converter triple-disc dari Circle D. Selanjutnya, tenaga diteruskan melalui driveshaft Strange Engineering menuju gardan Ford 9-inch dengan rasio gigi 3,70, Eaton Truetrac posi, dan as roda Strange 31-spline.
Sasis dan Rem Ikut Dirombak
Perubahan besar juga dilakukan pada sektor kaki-kaki. Nova ini menggunakan sasis Roadster Shop Fast Track dengan suspensi depan independen, tubular control arms, rack-and-pinion steering, serta coilover Fox.
Bagian belakang menggunakan sistem four-link yang dipadukan dengan peredam Fox dan sway bar. Untuk menghentikan laju mobil, digunakan sistem pengereman Baer dengan cakram berdiameter 14 inci dan kaliper enam piston di keempat roda.
Baca Juga:
Biaya Pajak Tahunan Toyota Innova Zenix Q Hybrid
Bagian interior dibuat dengan mempertimbangkan kebutuhan pemilik. Kursi penumpang Procar by Scat dibuat dapat berputar sehingga membantu proses perpindahan dari kursi roda ke dalam kabin. Interior kemudian dilengkapi pelapis kulit Hydes, panel pintu custom dengan aksen emas dan woodgrain, konsol berlapis kulit, instrumen Dakota Digital, serta sistem pendingin kabin Vintage Air.
Secara visual, Nova ini mempertahankan tampilan yang relatif sederhana. Bodi menggunakan cat House of Kolor Brandywine, dilengkapi bumper yang dibuat lebih rapat ke bodi, driprail yang dihilangkan, kaca flush-mounted, dan ventilasi custom. Detail lainnya mencakup Goodmark cowl hood, spion Ringbrothers, lampu belakang billet custom, serta emblem khusus bertuliskan "Casa Nova".
Mobil tersebut kemudian berdiri di atas pelek Forgeline dengan kombinasi warna emas dan hitam yang dibalut ban Firestone Firehawk. Nama "Casa Nova" memiliki makna tersendiri bagi Terning. Menurut kisah yang dikutip Autoevolution, setelah proyek selesai, ia lebih menghargai momen ketika Nova tersebut akhirnya dibawa pulang dalam kondisi lengkap dibandingkan sekadar angka yang tercatat di atas dyno.
DKI Jakarta: Chevrolet Nova 1967 milik Dennis Terning tampil sebagai restomod berperforma tinggi dengan tenaga mencapai 1.013 hp dan torsi 1.193 Nm. Tidak hanya mengandalkan mesin bertenaga besar,
mobil ini juga dibangun dengan rekayasa khusus agar Terning, yang mengalami cedera tulang belakang dan menjadi quadriplegic, dapat mengakses kabin dari kursi roda.
Mengutip Autoevolution, Chevrolet Nova tersebut memiliki sejarah panjang bersama Terning. Ia membeli Nova 1967 pada usia 15 tahun dan memodifikasinya dengan mesin small-block 406ci, interior berbahan beludru, cat Brandywine, serta pelek Keystone.
Mobil itu kemudian disimpan di gudang milik saudaranya pada 1987 ketika Terning beralih ke ajang IMCA Stock Car Racing. Pada 1992, ia menjadi juara nasional IMCA Stock Car National Points Champion. Setahun kemudian, kecelakaan yang melibatkan beberapa kendaraan menyebabkan Terning mengalami cedera tulang belakang.
Nova tersebut baru kembali dikeluarkan dari gudang pada 2021. Terning kemudian menggandeng Straightline Customs di Prior Lake, Minnesota, Amerika Serikat, untuk merealisasikan proyek restorasi sekaligus modifikasi.
Salah satu pekerjaan paling kompleks adalah merancang akses kursi penumpang yang dapat membantu proses perpindahan Terning dari kursi roda ke dalam mobil.
Mesin LSX Supercharged 1.013 Hp
Di balik kap mesin, Chevrolet Nova 1967 ini menggunakan Chevrolet Performance LSX 376 yang dicat senada dengan bodi. Mesin tersebut dipadukan dengan intake Harrop dan supercharger Harrop 2650. Sistem tersebut menghasilkan tenaga 1.013 hp dan torsi 1.193 Nm.
Untuk mendukung performanya, mesin mendapatkan camshaft Texas Speed serta sistem injeksi bahan bakar dan pengapian Holley Dominator. Gas buang dialirkan melalui Ultimate Headers menuju sistem knalpot custom berdiameter 3 inci yang dibuat dengan teknik TIG welding dan menggunakan muffler Borla XR1.
Tenaga mesin disalurkan melalui transmisi otomatis Bowler Performance 4L80E dengan torque converter triple-disc dari Circle D. Selanjutnya, tenaga diteruskan melalui driveshaft Strange Engineering menuju gardan Ford 9-inch dengan rasio gigi 3,70, Eaton Truetrac posi, dan as roda Strange 31-spline.
Sasis dan Rem Ikut Dirombak
Perubahan besar juga dilakukan pada sektor kaki-kaki. Nova ini menggunakan sasis Roadster Shop Fast Track dengan suspensi depan independen, tubular control arms, rack-and-pinion steering, serta coilover Fox.
Bagian belakang menggunakan sistem four-link yang dipadukan dengan peredam Fox dan sway bar. Untuk menghentikan laju mobil, digunakan sistem pengereman Baer dengan cakram berdiameter 14 inci dan kaliper enam piston di keempat roda.
Bagian interior dibuat dengan mempertimbangkan kebutuhan pemilik. Kursi penumpang Procar by Scat dibuat dapat berputar sehingga membantu proses perpindahan dari kursi roda ke dalam kabin. Interior kemudian dilengkapi pelapis kulit Hydes, panel pintu custom dengan aksen emas dan woodgrain, konsol berlapis kulit, instrumen Dakota Digital, serta sistem pendingin kabin Vintage Air.
Secara visual, Nova ini mempertahankan tampilan yang relatif sederhana. Bodi menggunakan cat House of Kolor Brandywine, dilengkapi bumper yang dibuat lebih rapat ke bodi, driprail yang dihilangkan, kaca flush-mounted, dan ventilasi custom. Detail lainnya mencakup Goodmark cowl hood, spion Ringbrothers, lampu belakang billet custom, serta emblem khusus bertuliskan "Casa Nova".
Mobil tersebut kemudian berdiri di atas pelek Forgeline dengan kombinasi warna emas dan hitam yang dibalut ban Firestone Firehawk. Nama "Casa Nova" memiliki makna tersendiri bagi Terning. Menurut kisah yang dikutip Autoevolution, setelah proyek selesai, ia lebih menghargai momen ketika Nova tersebut akhirnya dibawa pulang dalam kondisi lengkap dibandingkan sekadar angka yang tercatat di atas dyno.
(UDA)