medcom.id: Meski sudah badannya sudah dimutilasi dan tanpa mesin, namun ada saja yang bisa VW Kombi alias 'roti tawar' lakukan. Seperti disulap menjadi caravan retro yang menyenangkan untuk pergi berkemah bersama teman atau keluarga tercinta.
Caravan gandeng yang unik ini adalah hasil rumah modifikasi DubBox, Oregon, Amerika Serikat. Inspirasinya berasal dari masih banyak yang andalkan VW Kombi untuk pergi berpiknik. Sementara mesin dan pelat body yang menua sering menimbulkan masalah dalam perjalanan.
Namun mempensiunkan Kombi bukanlah pilihan. Eksterior yang klasik dengan interior luas adalah keunggulan yang membuat van ini mudah dicintai. Maka menjadikannya caravan yang dapat digandengkan dengan mobil modern adalah pilihan masuk akal.
Agar tidak terlihat sedang menarik mobil mogok, terpaksa kepala VW Kombi dipenggal. Sasis-nya diperkuat dan dibuat menyambung dengan gandengan yang akan dikaitkan ke mobil penariknya. Pernik retro memperkuat tampilannya.
Seperangkat sofa lipat yang bisa dibuka menjadi tempat tidur, lemari es, laci penyimpan dan meja makan lipat dimasukkan ke kabinnya. Sementara kompartemen mesin menjadi tempat menyimpan kompor, perlengkapan memasak dan aki. Pintu kap mesin bisa dialihkan fungsinya sebagai meja.
Ada pula yang model mengadopsi varian VW Kombi Camper. Bagian atap dapat ditinggikan sehingga saat kita dapat berdiri tegak di dalam caravan. Bisa ditambahkan canvas gulung di bagian samping sebagai teras untuk bersantai.
Baca juga: Lucunya VW Kombi Imut
Masih banyak yang bisa ditambahkan sesuai kebutuhan. Seperti memasang roof-rack untuk menambah kapasitas angkut atau sekedar mempercantik tampilan. Bisa pula ditambahkan hanger untuk membawa sepeda gunung.
Sejak mulai diproduksi awal 1950-an di Jerman dan selanjutnya di Brazil hingga akhir 1980-an, nama resmi yang diperkenalkan adalah Transporter. Di AS dinamai Micro-Bus alias Bus. Sedangkan di Indonesia, julukan kesayangan untuknya adalah roti tawar. Julukan ini merujuk siluet body yang menyerupai roti tawar belum dipotong.
medcom.id: Meski sudah badannya sudah dimutilasi dan tanpa mesin, namun ada saja yang bisa VW Kombi alias 'roti tawar' lakukan. Seperti disulap menjadi caravan retro yang menyenangkan untuk pergi berkemah bersama teman atau keluarga tercinta.
Caravan gandeng yang unik ini adalah hasil rumah modifikasi DubBox, Oregon, Amerika Serikat. Inspirasinya berasal dari masih banyak yang andalkan VW Kombi untuk pergi berpiknik. Sementara mesin dan pelat body yang menua sering menimbulkan masalah dalam perjalanan.
Namun mempensiunkan Kombi bukanlah pilihan. Eksterior yang klasik dengan interior luas adalah keunggulan yang membuat van ini mudah dicintai. Maka menjadikannya caravan yang dapat digandengkan dengan mobil modern adalah pilihan masuk akal.
Agar tidak terlihat sedang menarik mobil mogok, terpaksa kepala VW Kombi dipenggal. Sasis-nya diperkuat dan dibuat menyambung dengan gandengan yang akan dikaitkan ke mobil penariknya. Pernik retro memperkuat tampilannya.
Seperangkat sofa lipat yang bisa dibuka menjadi tempat tidur, lemari es, laci penyimpan dan meja makan lipat dimasukkan ke kabinnya. Sementara kompartemen mesin menjadi tempat menyimpan kompor, perlengkapan memasak dan aki. Pintu kap mesin bisa dialihkan fungsinya sebagai meja.
Ada pula yang model mengadopsi varian VW Kombi Camper. Bagian atap dapat ditinggikan sehingga saat kita dapat berdiri tegak di dalam caravan. Bisa ditambahkan canvas gulung di bagian samping sebagai teras untuk bersantai.
Baca juga: Lucunya VW Kombi Imut
Masih banyak yang bisa ditambahkan sesuai kebutuhan. Seperti memasang roof-rack untuk menambah kapasitas angkut atau sekedar mempercantik tampilan. Bisa pula ditambahkan hanger untuk membawa sepeda gunung.
Sejak mulai diproduksi awal 1950-an di Jerman dan selanjutnya di Brazil hingga akhir 1980-an, nama resmi yang diperkenalkan adalah Transporter. Di AS dinamai Micro-Bus alias Bus. Sedangkan di Indonesia, julukan kesayangan untuknya adalah roti tawar. Julukan ini merujuk siluet body yang menyerupai roti tawar belum dipotong.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(LHE)