Pontiac GTO 1969, Restorasi yang Butuh Kesabaran
Pontiac GTO ini direstorasi ulang oleh Albert Oesef. Medcom.id/Ekawan Raharja
Jakarta: Memiliki sebuah American muscle car di garasi rumah, jadi impian besar bagi mereka pecinta otomotif global. Apalagi bisa memiliki Pontiac GTO yang merupakan salah satu muscle car terbaik yang pernah ada.

Albert Oesef mungkin salah satu orang yang beruntung bisa memiliki Pontiac GTO lansiran 1969 di garasi rumahnya. Hanya saja dia harus menunggu 11 tahun merestorasi mobil yang memiliki gelar Motor Trend Car of The Year di 1968.

"Saya mendapatkan mobil ini saat berumur 13 tahun. Saat itu ayah mengerjakan mobil modifikasi milik orang lain, dan dibayar dengan Pontiac GTO," ujar Albert saat ditemui tim Medcom.id di Jatibening Bekasi.

Hanya saja waktu itu mobil yang didapatnya tidak berbentuk utuh. Dia hanya mendapatkan berupa sasis, body yang sudah karatan, dan spion tengah.


"Dalamnya kosongan, tidak ada apa-apa. Mesin juga tidak ada," sambungnya.

Akhirnya selama 11 tahun Albert merestorasi ulang mobil tersebut. Dia mencari berbagai komponen asli Pontiac GTO dari dunia maya, termasuk urusan mesin dan berbagai aksesoris lainnya.

Di bagian mesin dia menggunakan mesin 7.500 cc V8 Pontiac yang merupakan bawaan dari mobil asli ini. Mesin ini dikombinasikan dengan transmisi otomatis 4-percepatan milik chevrolet Silverado.

Selain pemasangan mesin, Albert juga melakukan pemindahan kemudi dari setir kiri menjadi model setir kanan. Hal ini dilakukan agar mudah dikendarai di jalanan Indonesia.

Kemudian sedikit modifikasi juga terjadi di sektor pengereman dengan penggunaan rem cakram di depan dan belakang. Di depan Albert menggunakan rem cakram milik Porsche, sedangkan di bagian belakang mengambil rem cakram depan milik Toyota Hilux.

Di bagian bodi juga mengembalikan asalnya seperti bentuk aslinya. Sebagai tambahan memberikan livery The Judge sebagai varian tertinggi dari Pontiac GTO di masa itu.

"Secara keseluruhan bisa dibilang komponen original mobil ini mencapai 90 persen, yang tidak asli seperti cakram dan dashboard. Selebihnya ada di jual di internet," cerita Albert.

"Kalau biaya restorasi saya tidak hitung karena mengerjakannya 11 tahun, dan tidak terasa. Kalau Rp500 juta sekitar segitu."



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id