'Belo Negoro', Terinspirasi dari Pesawat Tempur
Belo Negoro, si sportster yang jadi hadiah di Kustomfest 2018. Kustomfest
Yogyakarta: Event tahunan yang sudah menjadi lebarannya para pecinta custom bike di tanah air yaitu Indonesian Kustom Kulture Festival (Kustomfest) 2018, akhirnya berlangsung lagi akhir pekan ini. Uniknya dari tahun ke tahun, selalu ada motor kustom yang jadi hadiah buat pengunjung yang beruntung.

Salah satu yang paling ditunggu dan menjadi ciri khas dari setiap gelaran acara tersebut adalah undian lucky draw yang akan diberikan untuk satu orang pengunjung pembeli tiket. Dari keterangan resmi yang mereka rilis, Director Kustomfest, Lulut Wahyudi kali ini merancang sebuah membuat wujud lucky draw sebuah motor kustom istimewa.  

Sesuai dengan tema yang mereka angkat tahun ini yaitu Color of Difference, Lulut mencoba menerjemahkan tema ini sebagai sebuah refleksi kondisi bangsa saat ini. Yaitu, banyaknya perbedaan diharapkan bisa menjadi sebuah kekuatan.

”Keberagaman adalah warna sekaligus potensi kita untuk lebih kuat bersatu demi bangsa. Seperti halnya para pahlawan pada jaman perjuangan dulu saat mereka bahu-membahu tanpa melihat perbedaan dalam mengusir penjajah. Melalui tema ini, kita sebagai penggiat kustom kulture ikut menghilangkan sekat-sekat yang berpotensi untuk memecah-belah persatuan demi kemajuan Indonesia,” ucap Lulut.


Soal motor lucky draw yang Ia siapkan, membuat Lulut berpikir keras menuangkan ide yang diselaraskan dengan tema soal keberagaman di dunia kustom kulture. Ide ini muncul  dari hobinya yang ditekuni saat ini yakni di dunia aero untuk bisa membawa pesan moral para penerbang jaman dulu ke ranah budaya otomotif.

Saat bertandang ke museum TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala di kompleks Lanud Adisutjipto Yogyakarta, pria peramah itu terkesima dengan performa pesawat tempur pada Perang Dunia II yaitu Mustang P-51.

Apalagi sehari sebelum penyelenggaraan event ini selalu diperingati sebagai hari lahir Tentara Nasional Indonesia yaitu 5 Oktober 2018. Momentum inilah yang menjadi satu landasan kuat untuk mempersembahkan karya istimewa di event ini.

Harley-Davidson Sportster Evolution pun dipilih sebagai basis utama modifikasi motor tersebut. Termasuk tetap mempertahankan sasis bawaannya dalam merealisasikan proyek khusus ini.

Dengan rekayasa engineering kuat serta didukung craftmanship mumpuni, motor lucky draw ini tampil stylish menonjolkan karakter tangguh. Garpu depan stock Sportster yang dibuat rebah 6 derajat adalah bagian yang menjadikannya tampil sedikit liar khas Retro Classic Cycles. Ditambah dengan desain setang curved-bar serta tangki model peanut.

Ingin tetap mempertahankan warisan ornamen vintage dari sosok pesawat era jaman dulu, salah satu artist mural di Yogyakarta, Helly K.K.K didatangkan untuk membuat artwork. Ia melukis di atas tangki motornya yang dinamai Belo Negoro.

Bunyinya adalah “Kami Dedikasikan Untuk Para Pahlawan Tentara Nasional Indonesia yang Telah Berjuang Mempertahankan Kedaulatan Indonesia”. Filosofi dari nama Belo Negoro ini pada intinya ingin memperlihatkan bahwa untuk menghormati perjuangan para pahlawan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya mengenalkan dunia dirgantara ke kalangan muda dan penggiat kustom kulture.



(UDA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id