medcom.id, Bogor: Honda Civic merupakan mobil yang menganut sistem penggerak roda depan. dan kondisi interiornya yang cukup luas. Hal ini yang akhirnya menggugah Reza, pemilik Honda Civic FD1 tahun 2008, untuk memodifikasinya.
Tampilan Civic yang sudah cukup mentereng tampaknya tidak memuaskan kepuasan Reza untuk mobil kesayangannya. Akhirnya Reza pun membawa mobilnya ke QQautowork, bengkel modifikasi.
"Konsep mobil ini adalah street racing. Saya berfikir bahwa Civic FD1 belum ada yang dua pintu dan chop top," jelas Thomas, Modifikator QQautowork, saat ditemui beberapa mingu silam.
Hal yang dilakukan Thomas adalah mengganti model body dengan empat pintu menjadi dua pintu dengan chop top. Lalu serangkaian perubahan bisa dilihat pula pada body kit, sunroof, headlamps dan Taillamps, kap mesin, dan berbagai bagian lainnya. Bahkan sistem pada bagasi sendiri sudah menggunakan motorized, sehingga membukanya cukup dengan remot.
Agar lebih menarik, sekujur body mobil dibalutin dengan air brush dengan basic warna orange. Bagian Pelek menggunakan AR modular 19.
Kondisi kabin pun juga dibentuk ulang dengan membuat panel-panel baru. Jok, roll bar, safety belt, dan bahkan trim pintu pun mengalami perubahan yang signifikan.
Tidak lengkap rasanya jika mengikuti aliran street racing tanpa merubah dapur pacu. Turbo kit zage, strut bar cusco, oil castank dask Q+, cover engine carbon, dan knalpot pun mengalami serangkaian perubahan untuk memaksimalkan performa di bawah kap mesin.
Kemudian terakhir pada bagian audio, menggunakan venom 12 inci, power critical mass cx 1500 motorize audio, tv 7 inci, speaker kicker, dan headunit doubledine Pioneer.
Mobil ini sudah banyak menyumbang piala diberbagai kontes otomotif dan tentu menarik perhatian banyak pasang mata ketika diajak melaju di jalanan.
Data Spesifikasi:
Body kit: Mugen R Custom
Pintu: Gullwing Custom
Spoiler: Mugen Carbon
Air Suspension
Pelek: AR Modular 19
Headunit: Doubledine Pioneer
Speaker: Venom 12 inci
Rem depan: Brembo
Jok belakang: Custom
Knalpot: Full Jic Magic
medcom.id, Bogor: Honda Civic merupakan mobil yang menganut sistem penggerak roda depan. dan kondisi interiornya yang cukup luas. Hal ini yang akhirnya menggugah Reza, pemilik Honda Civic FD1 tahun 2008, untuk memodifikasinya.
Tampilan Civic yang sudah cukup mentereng tampaknya tidak memuaskan kepuasan Reza untuk mobil kesayangannya. Akhirnya Reza pun membawa mobilnya ke QQautowork, bengkel modifikasi.
"Konsep mobil ini adalah street racing. Saya berfikir bahwa Civic FD1 belum ada yang dua pintu dan chop top," jelas Thomas, Modifikator QQautowork, saat ditemui beberapa mingu silam.
Hal yang dilakukan Thomas adalah mengganti model body dengan empat pintu menjadi dua pintu dengan chop top. Lalu serangkaian perubahan bisa dilihat pula pada body kit, sunroof, headlamps dan Taillamps, kap mesin, dan berbagai bagian lainnya. Bahkan sistem pada bagasi sendiri sudah menggunakan motorized, sehingga membukanya cukup dengan remot.
Agar lebih menarik, sekujur body mobil dibalutin dengan air brush dengan basic warna orange. Bagian Pelek menggunakan AR modular 19.

Kondisi kabin pun juga dibentuk ulang dengan membuat panel-panel baru. Jok, roll bar, safety belt, dan bahkan trim pintu pun mengalami perubahan yang signifikan.
Tidak lengkap rasanya jika mengikuti aliran street racing tanpa merubah dapur pacu. Turbo kit zage, strut bar cusco, oil castank dask Q+, cover engine carbon, dan knalpot pun mengalami serangkaian perubahan untuk memaksimalkan performa di bawah kap mesin.

Kemudian terakhir pada bagian audio, menggunakan venom 12 inci, power critical mass cx 1500 motorize audio, tv 7 inci, speaker kicker, dan headunit doubledine Pioneer.
Mobil ini sudah banyak menyumbang piala diberbagai kontes otomotif dan tentu menarik perhatian banyak pasang mata ketika diajak melaju di jalanan.
Data Spesifikasi:
Body kit: Mugen R Custom
Pintu: Gullwing Custom
Spoiler: Mugen Carbon
Air Suspension
Pelek: AR Modular 19
Headunit: Doubledine Pioneer
Speaker: Venom 12 inci
Rem depan: Brembo
Jok belakang: Custom
Knalpot: Full Jic Magic
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)