Mitsubishi Xpander AP4 melakukan uji coba di Serang Banten. XRT
Mitsubishi Xpander AP4 melakukan uji coba di Serang Banten. XRT

Modifikasi Mobil

Hasil Uji Coba Xpander AP4 Dianalisis Ralliart

Otomotif mitsubishi modifikasi mobil
Ekawan Raharja • 16 Juli 2020 13:15
Jakarta: Ralliart merupakan sebuah bengkel modifikasi khusus untuk mobil-mobil Mitsubishi yang turun di ajang motorsport. Bahkan untuk pengembangan Xpander AP4 ini juga mengandalkan dari kemampuan rumah modifikasi tersebut.
 
Xpander Rally Team (XRT) mengklaim pengembangan mobil MPV mereka bekerja sama dengan Relliart. Uji coba yang dilakukan pada akhir pekan lalu pun mendapatkan pengawasan dari mitranya tersebut, dan data hasilnya dikirim ke Team Ralliart Selandia Baru.
 
Pereli XRT, Rifat Sungkar, menjelaskan data yang mereka peroleh saat uji coba akan sangat penting bagi pengembangan mobilnya tersebut. Diakui hasil uji coba ini juga menghasilkan sejumlah data penting yang berguna dalam pengembangan Xpander AP4 selanjutnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya sangat puas uji coba perdana Xpander AP4 kami di Sirkuit Tembong Jaya, Serang, Sabtu lalu. Testing sejauh 100 kilometer itu sangat bermanfaat karena kami mendapatkan data otentik mengenai semua performance di mobil tersebut, mulai dari mesin, transmisi, suspensi, dan sasis," ungkap Rifat Sungkar melalui keterangan resminya.
 
"Untuk konsumsi penggunaan air pendingin turbo misalnya. Saat uji coba di Serang, ternyata konsumsinya 40 persen lebih banyak dibandingkan saat diuji coba di Selandia Baru. Begitu juga dengan konsumsi bahan bakar yang 10 persen lebih banyak," ungkap Rifat.
 
Menurut Rifat perbedaan konsumsi baik air pendingin maupun bahan bakar antara hasil uji coba di Serang dengan hasil di Selandia Baru ada kaitannya dengan perbedaan suhu dan ketinggian dataran. "Untuk itu kami akan menganalisis dan mengevaluasi data hasil uji coba di Serang bersama Tim Ralliart Selandia Baru," ucap Rifat.
 
Dari hasil uji coba di Serang, XRT juga memiliki data penggunaan dua produk ban berbeda. Namun data tentang ban itu tidak akan dikirim ke tim Ralliart melainkan dianalisis di Indonesia oleh sebuah pusat pengembangan ban di tanah air.
 
"Xpander AP4 ini ibarat bayi yang baru berjalan, harus melakukan banyak hal untuk bisa berlari. Nah data-data yang dikumpulkan lewat uji coba memberi masukan yang berharga dalam mengembangan performance dan durability mobil ini."
 
“Setelah sukses di lintasan gravel, dua pekan lagi kami akan melakukan uji coba di lintasan aspal. Mudah-mudahan hasilnya juga memuaskan,” tutup Rifat Sungkar.
 
(UDA)


FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif