Jakarta: Baik Presiden Joko Widodo dan juga anaknya Gibran Rakabuming memang menyukai sepeda motor custom. Salah satunya adalah Royal Enfield Classic 500 milik Gibran.
Setelah memiliki sepeda motor bergaya cafe racer, kini Gibran inginkan sepeda motor bergaya bobber. Dia pun tak segan untuk menghubungi Andi Akbar dari Katros Garage untuk menyulap Classic 500 bergaya Bobber.
"Sebenarnya modifikasinya ringan, karena untuk pemakaian harian. Ubahannya enggak ekstrem dan masih taat hukum," terang Ateng saat ditemui di Otobursa Tumplek Blek 2018.
Secara keseluruhan, Ateng tidak banyak melakukan ubahan di sepeda motor tersebut. Cuma untuk beberapa bagian dia melakukan custom ulang.
Seperti spakbor depan dan belakang yang dibuat dari pelat besi, kemudian swing arm, knalpot dan emblem Royal Enfield di bagian tangki bensin.
Beberapa bagian juga diubah menggunakan barnag-barang aftermarket seperti setang yang mengambil gaya cafe racer tapi dengan pemasangan terbalik, kemudian penggunaan ban dual purpose.
Setelah itu, Ateng melumuri hampir seluruh bodi dengan warna hijau doff dikombinasikan aksen garis emas. Bagian masin dan pelek juga disepuh ulang dengan kelir hitam.
"Dia tidak banyak permintaan, cuma sedikit dan ingin tetap taat hukum. Secara keseluruhan pengerjaan sekitar dua bulan," ujar Ateng.
"Kalau harga saya tidak bisa umumkan karena ini permintaan Gibran. Cuma saat dia melihat motornya, secara keseluruhan puas," tutup Ateng sambil tertawa.
Jakarta: Baik Presiden Joko Widodo dan juga anaknya Gibran Rakabuming memang menyukai sepeda motor custom. Salah satunya adalah Royal Enfield Classic 500 milik Gibran.
Setelah memiliki sepeda motor bergaya
cafe racer, kini Gibran inginkan sepeda motor bergaya
bobber. Dia pun tak segan untuk menghubungi Andi Akbar dari Katros Garage untuk menyulap Classic 500 bergaya Bobber.

"Sebenarnya modifikasinya ringan, karena untuk pemakaian harian. Ubahannya enggak ekstrem dan masih taat hukum," terang Ateng saat ditemui di Otobursa Tumplek Blek 2018.
Secara keseluruhan, Ateng tidak banyak melakukan ubahan di sepeda motor tersebut. Cuma untuk beberapa bagian dia melakukan custom ulang.

Seperti spakbor depan dan belakang yang dibuat dari pelat besi, kemudian swing arm, knalpot dan emblem Royal Enfield di bagian tangki bensin.
Beberapa bagian juga diubah menggunakan barnag-barang
aftermarket seperti setang yang mengambil gaya
cafe racer tapi dengan pemasangan terbalik, kemudian penggunaan ban
dual purpose.

Setelah itu, Ateng melumuri hampir seluruh bodi dengan warna hijau doff dikombinasikan aksen garis emas. Bagian masin dan pelek juga disepuh ulang dengan kelir hitam.
"Dia tidak banyak permintaan, cuma sedikit dan ingin tetap taat hukum. Secara keseluruhan pengerjaan sekitar dua bulan," ujar Ateng.
"Kalau harga saya tidak bisa umumkan karena ini permintaan Gibran. Cuma saat dia melihat motornya, secara keseluruhan puas," tutup Ateng sambil tertawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)