Pemanasan kontes modifikasi BlackAuto Battle berawal dari Malang. BAB
Pemanasan kontes modifikasi BlackAuto Battle berawal dari Malang. BAB

Kontes Modifikasi Mobil, BlackAuto Battle Sambangi Tiga Kota

Otomotif modifikasi mobil kontes modifikasi
Ahmad Garuda • 07 Agustus 2019 13:15
Jakarta: Vakum beberapa waktu sejak awal 2019, membuat pagelaran kontes modifikasi mobil seperti BlackAuto Battle juga nyaris beristirahat selama setengah tahun pertama di 2019. Namun kali ini mereka langsung tancap gas di awal Agustus dalam momen pemanasan atau Warm-up 2019 di tiga kota besar Indonesia yaitu Malang, Manado dan Jakarta.
 
Mengapa Malang jadi kota pemanasan pertama? Lantaran sebagai kota nomor dua terbesar sejawa timur ini, Malang dianggap mampu memberikan cita rasa berbeda dalam dunia car tuning untuk Jawa Timur dan sekitarnya. Malang dianggap mempunyai karakter khusus yang membuatnya tidak bisa ditinggalkan begitu saja.
 
Kota ini dianggap cukup mempunyai kekuatan strategis untuk dunia modifikasi Indonesia, terutama untuk level Jawa Timur. Kota yang juga masuk dalam list destinasi wisata ini terbukti berpotensi sebagai trend setter dunia car tuning dan juga berperan sebagai lokomotif industri car tuning terutama untuk modifikasi dan car audio.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejumlah team dan komunitas mobil berskala nasional banyak terdapat di kota yang menjadi basis team sepak bola papan atas Arema. Selain itu Malang juga terbukti mampu menelurkan karya dan prestasi nasional yang mampu memberi cita rasa berbeda pada dunia car tuning Nasional.
 
Kontes Modifikasi Mobil, BlackAuto Battle Sambangi Tiga Kota
 
Malang dalam dunia car tuning kini dianggap sebagai peta kekuatan baru yang melengkapi warna industri otomotif Jawa Timur pada umumnya yang tidak bisa disepelekan begitu saja. Sebagai kota pendidikan di Jawa Timur, tentu saja segala hal yang diperlukan untuk memajukan dunia car tuning sudah tersedia di kota yang mempunyai hawa sejuk pegunungan ini.
 
Kemajuan dunia car tuning di bagian timur pulau Jawa ini tergolong maju pesat seiring dengan kemudahan akses transportasi serta informasi. Ini terbukti dengan makin banyaknya rumah-rumah modifikasi, installer dan bagian industri car tuning lainnya yang membangun bisnisnya di kota yang pernah menjadi Kotapraja ketika masa pendudukan Belanda ini.
 
Tidak hanya itu, kota yang terkenal dengan kuliner Basonya ini juga dianggap berhasil mendukung dan merangsang pertumbuhan industri car tuning di kota sekitar seperti Blitar, Kediri, Pasuruan, Probolinggo bahkan Surabaya yang notabene lebih besar dibanding Malang.
 
Kelas kompetisi yang akan hadir ada light modifikasi, car audio serta beberapa gimmick yang berbeda dari kompetisi yang ada di Indonesia pada umumnya. Pengkategorian, sistem pertandingan, penjurian, metode penilaian serta aturan lain sudah dirancang sedemikian rupa dengan mengedepankan aspek fairness dan terukur dengan baik.
 
Mereka menggandeng asosiasi APACT (Asia Pacific Car Tuning) sebagai wadah penjurian, bertujuan agar teknis penjurian lebih matang dan terstandarisasi dengan baik. Selain itu agar penjurian yang dilakukan fair dengan metode terukur dan dapat dipertanggung jawabkan.
 
Untuk Black Out Loud terbagi dua kelas pertandingan, yaitu SQL. SQL yang dipertandingkan yaitu twin boombox (2 subwoofer) dengan konsep penilaian penggabungan antara nilai SQ berupa tonal akurasi dan listening pleasure, uji instalasi berupa kerapihan serta kemananan dalam proses install dan uji SPL.
 
SPL ini akan diukur menggunakan alat ukur yang juga digunakan hampir semua asosiasi car audio dunia, Term Lab Magnum. Sedangkan juri SQL tahun ini adalah salah satu professional car audio yang juga seorang Engineer, designer sekaligus speaker builder, Maslim Djanuanto.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif