medcom.id: Tidak banyak kalangan yang melirik mobil van atau truk untuk dimodifikasi. Namun Renntech tampaknya sedikit berbeda dengan mengubah sebuah van menjadi sebuah Hulk.
Dikutip dari Autoevolution, rumah modifikasi itu memodifikasi Mercedes-Benz Spinter. Secara keseluruhan juga melihat mobil ini, maka akan langsung teringat dengan tokoh superhero Hulk.
Secara keseluruhan, Renntech membungkus mobil van tersebut dengan kelir hijau dan lengkap dengan gradasi warna tokoh raksasa tersebut. Kemudian tampilannya pun semakin garang dengan menambahkan enam lampu sorot LED di bagian atap mobil.
Tidak hanya gahar dipenampilan, daya angkutnya pun terbilang cukup kuat. Sprinter ini sanggup menanggung beban 2.900 kilogram, dan menarik benda lainnya hingga 3.400 kilogram.
Tidak banyak dijelaskan sisi mekanisme penggeraknya. Namun Renntech menggunakan mesin 16v 2.150 cc DOHC yang dilengkapi dengan turbodiesel.
Bagian kaki-kakinya pun mendapatkan setuhan dengan menggunakan suspensi yang lebih tinggi layaknya truk. Kemudian peleknya menggunakan Beadlock G-Class yang dikawinkan dengan ban all-terrain (AT).
Tentu saja setelah melihat mobil ini, banyak yang mengira bahwa ini adalah truk. Padahal, mobil ini tak lebih dari sebuah van yang sudah dimodifikasi.
medcom.id: Tidak banyak kalangan yang melirik mobil van atau truk untuk dimodifikasi. Namun Renntech tampaknya sedikit berbeda dengan mengubah sebuah van menjadi sebuah Hulk.
Dikutip dari Autoevolution, rumah modifikasi itu memodifikasi Mercedes-Benz Spinter. Secara keseluruhan juga melihat mobil ini, maka akan langsung teringat dengan tokoh
superhero Hulk.
Secara keseluruhan, Renntech membungkus mobil van tersebut dengan kelir hijau dan lengkap dengan gradasi warna tokoh raksasa tersebut. Kemudian tampilannya pun semakin garang dengan menambahkan enam lampu sorot LED di bagian atap mobil.

Tidak hanya gahar dipenampilan, daya angkutnya pun terbilang cukup kuat. Sprinter ini sanggup menanggung beban 2.900 kilogram, dan menarik benda lainnya hingga 3.400 kilogram.
Tidak banyak dijelaskan sisi mekanisme penggeraknya. Namun Renntech menggunakan mesin 16v 2.150 cc DOHC yang dilengkapi dengan turbodiesel.
Bagian kaki-kakinya pun mendapatkan setuhan dengan menggunakan suspensi yang lebih tinggi layaknya truk. Kemudian peleknya menggunakan Beadlock G-Class yang dikawinkan dengan ban
all-terrain (AT).
Tentu saja setelah melihat mobil ini, banyak yang mengira bahwa ini adalah truk. Padahal, mobil ini tak lebih dari sebuah van yang sudah dimodifikasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)