Ilustrasi GIIAS Semarang. GIIAS
Ilustrasi GIIAS Semarang. GIIAS

Industri Otomotif

Gaikindo Belum Bisa Putuskan Detail Target Penjualan Tahun 2023

Ekawan Raharja • 27 Januari 2023 15:00
Jakarta: Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengakui belum memutuskan target penjualan di tahun 2023. Mereka mengakui masih melihat kondisi tahun ini, termasuk efek lanjutan dari animo pasar otomotif yang sangat baik di akhir tahun lalu.
 
Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, memastikan belum bisa mengumumkan angka target penjualan di tahun 2023. Mengingat hasil akhir penjualan di tahun 2022 jauh melebihi ekspektasi.
 
"Harapan kita di tahun 2023 kalau bisa tidak boleh di bawah satu juta. Memang tahun lalu agak sedikit pesimis karena tidak tahu bagaimana kondisi pandemi Covid-19 berlangsung," kata Nangoi Kamis (26-1-2023) di Jakarta.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Merujuk kepada data Gaikindo, data wholesale pasar otomotif di tahun lalu mencapai 1.048.040 unit. Angka setara dengan kenaikan 18,1 persen jika dibandingkan dengan setahun sebelumnya (year on year/yoy).
 
Sedangkan data retail tidak jauh berbeda dengan menyentuh 1.013.582 unit mobil disampaikan kepada konsumen. Ini berarti ada kenaikan 17,4 persen secara yoy.
 
Sebenarnya, Gaikindo hanya menargetkan penjualan di tahun hanya 900 ribu unit di sepanjang tahun 2022. Target ini kemudian direvisi di akhir semester kedua menjadi 960 ribu unit di akhir semester kedua.
 
"Tahun 2022 ditutup di angka hampir 1 juta 50 ribu. Terus terang kita cukup happy dan melihat animo dari masyarakat sehingga penjualan mobil tahun 2022 bisa meningkat cukup baik," tambah dia.
 
Nangoi juga menyebutkan berusaha untuk realistis dengan kondisi yang ada saat ini. Gaikindo memang bisa menargetkan penjualan di satu juta unit kendaraan, namun untuk realistisnya adalah bisa menyamai penjualan mobil tahun lalu.
 
"Kalau kita lihat sekarang peduli lindungi sudah tidak terlalu dipakai. Dan juga jumlah kasusnya juga turun, tentunya ini membuat motivasi kita melihat tahun 2023, tentunya harapan kami paling tidak sama di tahun 2022, dan kalau bisa malah di atas," pungkas Nangoi.
 
(ERA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif