DKI Jakarta: Harga mobil bekas Honda Brio tahun 2020 ditawarkan mulai sekitar Rp105 juta hingga Rp170 juta, bergantung pada tipe, transmisi, kondisi kendaraan, dan jarak tempuh. Brio Satya umumnya memiliki harga lebih terjangkau, sedangkan varian RS dibanderol lebih tinggi karena perbedaan tipe dan kelengkapan.
Brio bekas tahun 2020 dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang mencari mobil hatchback untuk kebutuhan sehari-hari. Model ini tersedia dalam varian Satya dan RS, dengan pilihan transmisi manual serta otomatis CVT sesuai tipe.
Daftar Harga Mobil Bekas Honda Brio 2020
Berikut kisaran harga mobil bekas Honda Brio tahun 2020 berdasarkan varian dan penawaran di pasar mobil bekas.
Honda Brio Satya S manual: sekitar Rp125 juta–Rp135 juta.
Honda Brio Satya E manual: sekitar Rp130 juta–Rp145 juta.
Honda Brio Satya E CVT: sekitar Rp140 juta–Rp160 juta.
Honda Brio RS manual: sekitar Rp140 juta–Rp150 juta.
Honda Brio RS CVT: sekitar Rp150 juta–Rp170 juta.
Kisaran harga tersebut merupakan gambaran penawaran pasar, bukan harga transaksi final. Harga aktual dapat berbeda berdasarkan kondisi kendaraan, riwayat servis, kelengkapan dokumen, dan lokasi penjualan.
Untuk mendapatkan pembanding, konsumen dapat memeriksa iklan dibeberapa carlisting di OLX, Carmudi, Carsome, Mobil123, dan Moladin. Pastikan unit yang dibandingkan memiliki varian dan kondisi yang sebanding sebelum menentukan pilihan.
Baca Juga :
Komparasi Data Konsumsi BBM Honda Brio VS Toyota Agya
Perbedaan Honda Brio Satya dan RS 2020
Brio Satya merupakan varian yang masuk dalam segmen Low Cost Green Car (LCGC). Varian ini dapat dipertimbangkan konsumen yang mencari mobil kompak dengan harga pembelian lebih terjangkau.
Sementara itu, Brio RS merupakan varian dengan tampilan lebih sporty. Perbedaan varian dan kelengkapan kendaraan turut memengaruhi harga bekasnya.
Kedua varian menggunakan mesin bensin 1.2 liter berkapasitas 1.199 cc dengan konfigurasi empat silinder dan teknologi i-VTEC. Mesin tersebut menghasilkan tenaga sekitar 88,7 hp pada 6.000 rpm dan torsi 110 Nm pada 4.800 rpm. Pilihan transmisinya meliputi manual lima percepatan dan CVT, bergantung pada tipe.
Tips Membeli Honda Brio 2020 Bekas
Sebelum membeli Brio 2020 bekas, calon konsumen sebaiknya memeriksa kondisi kendaraan secara menyeluruh. Harga murah tidak selalu berarti lebih menguntungkan jika mobil membutuhkan perbaikan besar setelah transaksi. Beberapa hal yang perlu diperhatikan meliputi:
Baca Juga :
Pilihan City Car Bekas Sekelas Honda Brio
Mesin dan transmisi: Pastikan mesin bekerja normal dan perpindahan gigi berlangsung baik, terutama pada unit bertransmisi CVT.
Jarak tempuh: Cocokkan angka odometer dengan kondisi kendaraan dan catatan perawatan.
Riwayat servis: Periksa bukti servis berkala serta komponen yang pernah diganti.
Kondisi bodi dan kaki-kaki: Periksa indikasi bekas tabrakan, kerusakan akibat banjir, serta bunyi tidak normal saat uji jalan.
Dokumen dan pajak: Pastikan STNK dan BPKB tersedia, nomor rangka serta nomor mesin sesuai, dan status pajak kendaraan jelas.
Skema pembayaran: Pastikan harga yang ditawarkan merupakan harga tunai atau kredit, termasuk biaya tambahan jika ada.
Calon pembeli disarankan melakukan uji jalan dan pemeriksaan di bengkel tepercaya sebelum menyepakati transaksi. Dengan begitu, konsumen dapat menilai apakah harga yang ditawarkan sesuai dengan kondisi unit.
DKI Jakarta: Harga
mobil bekas Honda Brio tahun 2020 ditawarkan mulai sekitar Rp105 juta hingga Rp170 juta, bergantung pada tipe, transmisi, kondisi kendaraan, dan jarak tempuh. Brio Satya umumnya memiliki harga lebih terjangkau, sedangkan varian RS dibanderol lebih tinggi karena perbedaan tipe dan kelengkapan.
Brio bekas tahun 2020 dapat menjadi pilihan bagi konsumen yang mencari mobil hatchback untuk kebutuhan sehari-hari. Model ini tersedia dalam varian Satya dan RS, dengan pilihan transmisi manual serta otomatis CVT sesuai tipe.
Daftar Harga Mobil Bekas Honda Brio 2020
Berikut kisaran harga mobil bekas Honda Brio tahun 2020 berdasarkan varian dan penawaran di pasar mobil bekas.
- Honda Brio Satya S manual: sekitar Rp125 juta–Rp135 juta.
- Honda Brio Satya E manual: sekitar Rp130 juta–Rp145 juta.
- Honda Brio Satya E CVT: sekitar Rp140 juta–Rp160 juta.
- Honda Brio RS manual: sekitar Rp140 juta–Rp150 juta.
- Honda Brio RS CVT: sekitar Rp150 juta–Rp170 juta.
Kisaran harga tersebut merupakan gambaran penawaran pasar, bukan harga transaksi final. Harga aktual dapat berbeda berdasarkan kondisi kendaraan, riwayat servis, kelengkapan dokumen, dan lokasi penjualan.
Untuk mendapatkan pembanding, konsumen dapat memeriksa iklan dibeberapa carlisting di OLX, Carmudi, Carsome, Mobil123, dan Moladin. Pastikan unit yang dibandingkan memiliki varian dan kondisi yang sebanding sebelum menentukan pilihan.
Perbedaan Honda Brio Satya dan RS 2020
Brio Satya merupakan varian yang masuk dalam segmen Low Cost Green Car (LCGC). Varian ini dapat dipertimbangkan konsumen yang mencari mobil kompak dengan harga pembelian lebih terjangkau.
Sementara itu, Brio RS merupakan varian dengan tampilan lebih sporty. Perbedaan varian dan kelengkapan kendaraan turut memengaruhi harga bekasnya.
Kedua varian menggunakan mesin bensin 1.2 liter berkapasitas 1.199 cc dengan konfigurasi empat silinder dan teknologi i-VTEC. Mesin tersebut menghasilkan tenaga sekitar 88,7 hp pada 6.000 rpm dan torsi 110 Nm pada 4.800 rpm. Pilihan transmisinya meliputi manual lima percepatan dan CVT, bergantung pada tipe.
Tips Membeli Honda Brio 2020 Bekas
Sebelum membeli Brio 2020 bekas, calon konsumen sebaiknya memeriksa kondisi kendaraan secara menyeluruh. Harga murah tidak selalu berarti lebih menguntungkan jika mobil membutuhkan perbaikan besar setelah transaksi. Beberapa hal yang perlu diperhatikan meliputi:
- Mesin dan transmisi: Pastikan mesin bekerja normal dan perpindahan gigi berlangsung baik, terutama pada unit bertransmisi CVT.
- Jarak tempuh: Cocokkan angka odometer dengan kondisi kendaraan dan catatan perawatan.
- Riwayat servis: Periksa bukti servis berkala serta komponen yang pernah diganti.
- Kondisi bodi dan kaki-kaki: Periksa indikasi bekas tabrakan, kerusakan akibat banjir, serta bunyi tidak normal saat uji jalan.
- Dokumen dan pajak: Pastikan STNK dan BPKB tersedia, nomor rangka serta nomor mesin sesuai, dan status pajak kendaraan jelas.
- Skema pembayaran: Pastikan harga yang ditawarkan merupakan harga tunai atau kredit, termasuk biaya tambahan jika ada.
Calon pembeli disarankan melakukan uji jalan dan pemeriksaan di bengkel tepercaya sebelum menyepakati transaksi. Dengan begitu, konsumen dapat menilai apakah harga yang ditawarkan sesuai dengan kondisi unit.
(UDA)