medcom.id: Produsen mobil asal Jerman Volkswagen tengah melakukan penelitian dengan Uni Eropa bersama enam mitra nasional dan internasional lainnya untuk mengotamtisasi proses pengisian kendaraan listrik.
‘V Charge’ inilah proyek yang sedang digarap oleh Volkswagen, teknologi ini akan menggunakan aplikasi smartphone untuk memberitahu kendaraan menemukan stasiun pengisian yang tersedia dan terdekat.
Melalui keajaiban mengemudi secara otonom, kendaraan otomatis akan mencari tempat pengisian yang kosong untuk mengisi baterainya, dan setelah proses pengisian selesai, kendaraan akan mencari tempat parkir konvensional atau yang disebut Valet Charge (V-Charge) yang saat ini sedang diuji dengan e-Golf Volkswagen.
Perusahaan sangat berhati-hati dalam menggunakan sensor dan teknologi off-the-shelf ini, yang sebagian sudah ditemukan pada mobil. Sehingga bisa dengan cepat menerapkan V-Charge ke pasaran.
Saat ini, teknologi V-Charge yang diterapkan pada Volkswagen menggunakan empat kamera wide-angle, tiga kamera stereo, selusin sensor ultrasonik dan car-to-infrastructure protocols untuk membantu kendaraan mengemudi sendiri dengan aman ke tempat pengisian yang tersedia.
Ketika tiba saatnya untuk mengambil kendaraan, pemilik hanya tinggal mengakses aplikasi yang tersedia dan mobil akan kembali ke lokasi semula di mana pengemudi memarkir kendaraannya.
medcom.id: Produsen mobil asal Jerman Volkswagen tengah melakukan penelitian dengan Uni Eropa bersama enam mitra nasional dan internasional lainnya untuk mengotamtisasi proses pengisian kendaraan listrik.
‘
V Charge’ inilah proyek yang sedang digarap oleh Volkswagen, teknologi ini akan menggunakan aplikasi
smartphone untuk memberitahu kendaraan menemukan stasiun pengisian yang tersedia dan terdekat.
Melalui keajaiban mengemudi secara otonom, kendaraan otomatis akan mencari tempat pengisian yang kosong untuk mengisi baterainya, dan setelah proses pengisian selesai, kendaraan akan mencari tempat parkir konvensional atau yang disebut
Valet Charge (V-Charge) yang saat ini sedang diuji dengan
e-Golf Volkswagen.
Perusahaan sangat berhati-hati dalam menggunakan sensor dan teknologi
off-the-shelf ini, yang sebagian sudah ditemukan pada mobil. Sehingga bisa dengan cepat menerapkan
V-Charge ke pasaran.
Saat ini, teknologi
V-Charge yang diterapkan pada Volkswagen menggunakan empat kamera
wide-angle, tiga kamera stereo, selusin sensor ultrasonik dan
car-to-infrastructure protocols untuk membantu kendaraan mengemudi sendiri dengan aman ke tempat pengisian yang tersedia.
Ketika tiba saatnya untuk mengambil kendaraan, pemilik hanya tinggal mengakses aplikasi yang tersedia dan mobil akan kembali ke lokasi semula di mana pengemudi memarkir kendaraannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)