NEWSTICKER
Desain E-Zero terinspirasi dari desain McLaren M6GT lansiran 1969. McLaren
Desain E-Zero terinspirasi dari desain McLaren M6GT lansiran 1969. McLaren

Mobil Listrik

McLaren Concept E-Zero yang Ramah Lingkungan

Otomotif mobil listrik mobil konsep mclaren
Ekawan Raharja • 09 Agustus 2019 15:21
Inggris: Produsen supercar, McLaren, hingga saat ini masih tidak berminat mengembangan supercar dengan basis sport utility vehicle (SUV) sebagai salah satu produknya di masa depan. Di sisi lain, merek asal Inggris ini ternyata memiliki ketertarikan membuat sebuah mobil berperforma tinggi dengan mengandalkan basis tenaga listrik.
 
Mereka baru-baru ini memamerkan desain McLaren Concept E-Zero yang sepenuhnya mengandalkan tenaga listrik layaknya mobil-mobil dari Tesla Motors. Desain E-Zero terinspirasi dari desain McLaren M6GT lansiran 1969, mobil pertama yang ditujukan untuk dikendarai di jalan umum dan dibangun berbasis sasis mobil balap M6B.
 
Kemiripan terlihat jelas M6GT dan E-Zero adalah desain kaca yang khas memanjang dari depan ke belakang. Bentuk kaca yang memanjang dari depan hingga ke belakang menciptakan ventilasi udara, untuk menambah aliran udara yang besar. Sehingga aerodinamika mobil semakin bertambah dan semakin efektif untuk mendinginkan mesin.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


McLaren Concept E-Zero yang Ramah Lingkungan
 
Di sisi lain ketiadaan pilar A di E-Zero memberikan efek hilangnya kaca spion samping. Sebagai gantinya, rival Ferrari dan Lamborghini ini memberikan kamera yang berfungsi untuk melihat ke belakang di kedua sisi samping mobil.
 
Di bagian depan, terdapat lampu LED horizontal yang desainnya sangat mirip dengan McLaren 720S yang ada sekarang. Menilik ke belakang ciri khas desain model McLaren terasa amat kental, termasuk lampu belakang LED tipis dan diffuser belakang dengan bentuk mengalir. Bentuk konsep kap mesin terlihat sangat pendek sehingga kaca depan seolah-olah menjulang melampaui roda depan.
 
Urusan dapur pacunya, rencananya akan membenamkan empat motor listrik dan sebuah baterai berukuran besar di bagian bawah. Sayangnya mengingat ini adalah mobil konsep, tidak ada detail spesifikasi yang dibagikan oleh McLaren.
 
Masih perlu banyak bersabar bagi para Crazy Rich yang ingin memiliki mobil ini. Sebagai gantinya, para Crazy Rich bisa mengalihkan fokusnya ke LaFerrari yang menggunakan teknologi hybrid.
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif