Jakarta: Kondisi AC mobil yang panas dingin alias tidak berfungsi dengan optimal membuat berkendara menjadi tidak nyaman. Bahkan bikin was-was, khawatir merembet ke komponen lain yang bisa menyebabkan mobil mogok di jalan. Biasanya katup magnet atau magnetic clutch di kompresor sudah rusak.
Menurut Arif mekanik spesiaslis AC mobil yang praktek di bilangan Jakarta Timur, jika AC mobil Anda mengalami masalah seperti ini, maka fungsi putaran mesin mobil dengan kompresor AC biasanya bermasalah. Apabila komponen yang satu ini kumat penyakitnya, putaran mesin atau RPM suka mendadak tinggi.
Ini akibat magnetic clutch yang rusak mengurangi beban kerja mesin, sehingga membuat tarikan gas ke mesin lebih ringan bahkan RPM atau putaran mesin bisa naik di atas 1.000.
Kompresor AC mobil
Dijelaskan, kerusakan komponen ini bisa disebabkan dari cara pengoperasian yang tidak benar, seperti menyetel suhu AC terlalu rendah sehingga magnetic clutch sering putus nyambung. Di putaran mesin yang tinggi akan menyebabkan gesekan clutch jadi kasar, yang kelamaan bikin AC jadi cepat aus. Kerusakan lainnya adalah yang disebabkan usia pakai.
Arif menyarankan, saat mobil Anda melaju dengan kecepatan tinggi dan dalam waktu yang cukup lama, sebaiknya setelan suhu AC di posisi yang paling dingin. Tujuannya agar magnetic cluth jadi lebih awet, termasuk komponen AC lainnya.
Memang jalan satu-satunya untuk mengatasi masalah ini adalah melakukan penggantian. Agar lebih yakin dan tidak bolak-balik memperbaiki kerusakan yang sama di kemudian hari, sebaiknya pakai komponen asli. Karena jika itu komponen KW, dikhawatirkan kerusakan bisa merembet ke komponen lain dan merogoh kocek yang lebih besar.
Jakarta: Kondisi AC mobil yang panas dingin alias tidak berfungsi dengan optimal membuat berkendara menjadi tidak nyaman. Bahkan bikin was-was, khawatir merembet ke komponen lain yang bisa menyebabkan mobil mogok di jalan. Biasanya katup magnet atau
magnetic clutch di kompresor sudah rusak.
Menurut Arif mekanik spesiaslis AC mobil yang praktek di bilangan Jakarta Timur, jika AC mobil Anda mengalami masalah seperti ini, maka fungsi putaran mesin mobil dengan kompresor AC biasanya bermasalah. Apabila komponen yang satu ini kumat penyakitnya, putaran mesin atau RPM suka mendadak tinggi.
Ini akibat magnetic clutch yang rusak mengurangi beban kerja mesin, sehingga membuat tarikan gas ke mesin lebih ringan bahkan RPM atau putaran mesin bisa naik di atas 1.000.
Kompresor AC mobil
Dijelaskan, kerusakan komponen ini bisa disebabkan dari cara pengoperasian yang tidak benar, seperti menyetel suhu AC terlalu rendah sehingga
magnetic clutch sering putus nyambung. Di putaran mesin yang tinggi akan menyebabkan gesekan
clutch jadi kasar, yang kelamaan bikin AC jadi cepat aus. Kerusakan lainnya adalah yang disebabkan usia pakai.
Arif menyarankan, saat mobil Anda melaju dengan kecepatan tinggi dan dalam waktu yang cukup lama, sebaiknya setelan suhu AC di posisi yang paling dingin. Tujuannya agar
magnetic cluth jadi lebih awet, termasuk komponen AC lainnya.
Memang jalan satu-satunya untuk mengatasi masalah ini adalah melakukan penggantian. Agar lebih yakin dan tidak bolak-balik memperbaiki kerusakan yang sama di kemudian hari, sebaiknya pakai komponen asli. Karena jika itu komponen KW, dikhawatirkan kerusakan bisa merembet ke komponen lain dan merogoh kocek yang lebih besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)