Suzuki Baleno Hatchback. Suzuki
Suzuki Baleno Hatchback. Suzuki

Recall Mobil

Aman, Suzuki S-presso & Baleno Di Indonesia Bebas Recall

Ekawan Raharja • 24 Januari 2023 16:00
Jakarta: Suzuki mengumumkan recall untuk model S-presso dan Baleno yang ada di pasar India. Meski kedua model tersebut juga diimpor ke Indonesia, namun konsumen di Tanah Air tidak usah khawatir karena tidak termasuk program recall.
 
Public Relations Head PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Zulfikar Rafi Al Ghany, memastikan S-presso dan Baleno yang ada di Indonesia bebas recall. "Alhamdulillah aman semua yang terjual di Indonesia, pak," ujarnya melalui pesan singkat kepada Medcom.id.
 
S-presso menjadi mobil penumpang paling murah yang dipasarkan oleh PT SIS dengan harga tertingginya hanya Rp164 juta, dan Baleno varian tertinggi dipasarkan Rp274,9 juta (on the road DKI Jakarta). Kedua mobil ini didatangkan secara utuh (completely build up) dari India.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, Maruti Suzuki mengumumkan 17.362 unit di India terkena recall. Tercatat mobil yang terkena recall diproduksi dari 8 Desember 2022 hingga 12 Januari 2023. Ada 6 model mobil yang termasuk ke dalam recall, yakni Alto K10, Eeco, Brezza, Grand Vitara, S-Presso, dan Baleno.
 
“Penarikan kembali untuk memeriksa dan mengganti airbag controller jika diperlukan dan tanpa biaya. Tindakan dilakukan menyusul dugaan cacat pada bagian yang terkena-dalam hal ini jarang terjadi-menyebabkan tidak berfungsinya airbag dan pretensioner sabuk pengaman ketika terjadi kecelakaan,” bunyi pernyataan Maruti Suzuki.
 
Airbag merupakan komponen yang penting dalam melindungi penumpang di dalam mobil. Komponen ini akan aktif melindungi penumpang mobil saat kecelakaan terjadi.
 
Jika terjadi kecelakaan, maka airbag akan keluar dari beberapa titik yang ada pada mobil. Fungsi airbag ini untuk mengurangi efek benturan yang bisa menyebabkan terjadinya cedera serius kepada pengendara saat kecelakaan terjadi.
 
Jika terjadi kerusakan pada bagian airbag controller, maka ada kemungkinan fitur airbag tidak mengembang karena tak bisa mendeteksi kecelakaan terjadi. Airbag controller yang rusak juga takkan bisa menjalankan fungsi pretensioner sabuk pengaman.
 
(ERA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif