Bandung: Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mulai melakukan survei awal sebagai bagian dari persiapan program Mudik Gratis Tahun 2026. Program ini direncanakan membuka pendaftaran pada awal Februari 2026.
Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Dishub Kabupaten Bandung, Eric A Prabowo, mengatakan survei dilakukan untuk memetakan tujuan mudik yang paling diminati masyarakat sebelum pendaftaran resmi dibuka.
“Kami masih berada pada tahap survei awal untuk mengetahui tujuan mudik yang paling diminati masyarakat. Hasil survei ini akan menjadi dasar penentuan jurusan sebelum membuka pendaftaran pada awal Februari 2026,” kata Eric dikutip dari Antara.
Dishub Kabupaten Bandung saat ini menyiapkan 12 unit bus untuk program Mudik Gratis 2026 sesuai dengan anggaran yang telah tersedia. Namun, pihaknya tetap membuka peluang kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan dan pihak swasta guna menambah jumlah armada, mengingat tingginya antusiasme masyarakat setiap tahunnya.
Baca Juga: Daftar Harga OTR Jakarta Toyota Kijang Innova Zenix
Ia menjelaskan, berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya, Dishub Kabupaten Bandung pernah membuka sejumlah jurusan favorit seperti Cilacap, Yogyakarta, Klaten, Solo, Semarang, dan Tegal.
Pada pelaksanaan sebelumnya, jumlah pendaftar bahkan mencapai lebih dari 1.000 orang sehingga Dishub terpaksa menambah armada melalui kerja sama dengan pihak swasta.
"Awalnya disiapkan 12 unit bus, kemudian ditambah dua unit bus tambahan untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat," jelasnya.
Terkait mekanisme pendaftaran, Dishub Kabupaten Bandung masih melakukan kajian teknis dan mempertimbangkan penggunaan media khusus agar proses pendaftaran lebih efektif dan mudah diakses masyarakat.
Setelah pendaftaran daring dibuka, Dishub akan melakukan proses verifikasi peserta, termasuk memastikan bahwa peserta merupakan warga Kabupaten Bandung yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau surat keterangan domisili dari pemerintah setempat.
Peserta yang lolos verifikasi diwajibkan melakukan daftar ulang secara langsung guna memastikan kepastian keberangkatan serta mengantisipasi pembatalan, sehingga kuota dapat dialihkan kepada peserta dalam daftar tunggu.
Pelaksanaan Mudik Gratis 2026 direncanakan berlangsung pada waktu lalu lintas relatif lengang, yakni sekitar H-7 Lebaran, dengan titik pemberangkatan dipusatkan di Gedung Budaya Soreang (GBS).
Bandung: Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mulai melakukan survei awal sebagai bagian dari persiapan program
Mudik Gratis Tahun 2026. Program ini direncanakan membuka pendaftaran pada awal Februari 2026.
Kepala Bidang Pengembangan Transportasi Dishub Kabupaten Bandung, Eric A Prabowo, mengatakan survei dilakukan untuk memetakan tujuan mudik yang paling diminati masyarakat sebelum pendaftaran resmi dibuka.
“Kami masih berada pada tahap survei awal untuk mengetahui tujuan mudik yang paling diminati masyarakat. Hasil survei ini akan menjadi dasar penentuan jurusan sebelum membuka pendaftaran pada awal Februari 2026,” kata Eric dikutip dari Antara.
Dishub Kabupaten Bandung saat ini menyiapkan 12 unit bus untuk program Mudik Gratis 2026 sesuai dengan anggaran yang telah tersedia. Namun, pihaknya tetap membuka peluang kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan dan pihak swasta guna menambah jumlah armada, mengingat tingginya antusiasme masyarakat setiap tahunnya.
Baca Juga:
Daftar Harga OTR Jakarta Toyota Kijang Innova Zenix
Ia menjelaskan, berdasarkan evaluasi tahun-tahun sebelumnya, Dishub Kabupaten Bandung pernah membuka sejumlah jurusan favorit seperti Cilacap, Yogyakarta, Klaten, Solo, Semarang, dan Tegal.
Pada pelaksanaan sebelumnya, jumlah pendaftar bahkan mencapai lebih dari 1.000 orang sehingga Dishub terpaksa menambah armada melalui kerja sama dengan pihak swasta.
"Awalnya disiapkan 12 unit bus, kemudian ditambah dua unit bus tambahan untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat," jelasnya.
Terkait mekanisme pendaftaran, Dishub Kabupaten Bandung masih melakukan kajian teknis dan mempertimbangkan penggunaan media khusus agar proses pendaftaran lebih efektif dan mudah diakses masyarakat.
Setelah pendaftaran daring dibuka, Dishub akan melakukan proses verifikasi peserta, termasuk memastikan bahwa peserta merupakan warga Kabupaten Bandung yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau surat keterangan domisili dari pemerintah setempat.
Peserta yang lolos verifikasi diwajibkan melakukan daftar ulang secara langsung guna memastikan kepastian keberangkatan serta mengantisipasi pembatalan, sehingga kuota dapat dialihkan kepada peserta dalam daftar tunggu.
Pelaksanaan Mudik Gratis 2026 direncanakan berlangsung pada waktu lalu lintas relatif lengang, yakni sekitar H-7 Lebaran, dengan titik pemberangkatan dipusatkan di Gedung Budaya Soreang (GBS).
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)