Wuling Mini EV, kembaran Aira ev yang dijual di Tiongkok. (foto: medcom.id)
Wuling Mini EV, kembaran Aira ev yang dijual di Tiongkok. (foto: medcom.id)

Intip Perbedaan Aira ev Produksi Indonesia dengan Versi Tiongkok

Adri Prima • 14 Juli 2026 16:26
Ringkasnya gini..
  • Wuling Aira EV siap meluncur di GIIAS 2026 sebagai city car listrik baru dengan target harga di kisaran Rp200 jutaan.
  • Aira EV Indonesia berbeda dari versi China pada posisi setir, warna interior, dan port pengisian daya berstandar CCS2.
  • Aira EV dibekali motor 30 kW, baterai 25,1 kWh, jarak tempuh hingga 300 km, serta fitur keselamatan lengkap.
Jakarta: Sudah bukan rahasia lagi, kalau Wuling Motors akan merilis model city car listrik terbaru yakni Aira ev di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 akhir Juli mendatang. 
 
Aira ev sendiri hadir sebagai opsi baru di segmen city car ev mungil. Artinya, model Air ev masih tetap dipasarkan. 
 
“Kami ingin menghadirkan kendaraan yang mudah dikendarai. Kami menyebut produk ini sebagai city ar EV dan potensinya sangat luas dari usia muda hingga yang mature untuk aktivitas sehari-hari di perkotaan. Apalagi di jakarta mobil EV memiliki fleksibilitas bebas ganjil genap,” ujar Marketing Operation Director Wuling Motors Indonesia, Ricky Christian. 

Di Tiongkok, model ini dikenal dengan Mini EV. Hanya saja untuk pasar Indonesia, nama Aira dipilih dengan mengambil inspirasi dari udara (Air) yang selalu hadir dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Aira ev melengkapi setiap aktivitas dengan pengalaman berkendara yang mudah dan bebas.
 
Intip Perbedaan Aira ev Produksi Indonesia dengan Versi Tiongkok

Perbedaan dengan versi Tiongkok


Jelang peluncuran resminya di GIIAS nanti, Aira ev sudah mulai diproduksi di pabrik Wuling di Cikarang. Lalu apa saja perbedaannya dengan versi yang dijual di Tiongkok? Menanggapi hal tersebut, Product Communication Manager Wuling Motors Danang Wiratmoko memaparkan beberapa perbedaan mendasar antara Aira ev di Indonesia dengan Mini EV di Tiongkok. 
 
“Perbedaannya tentu di posisi setir. Lalu yang kentara perbedaannya itu adalah warna interior, kalau yang dijual di China itu warnanya berbeda. Di luar dari itu, secara platform dan teknologi semuanya sama,” kata Danang. 
 
Danang menambahkan, perbedaan lainnya hanya pada aspek penyesuaian teknis yang mengikuti regulasi, seperti halnya jenis port charging. 
 
“Untuk standar pengecasan di China menggunakan charging port tipe GB/T yang merupakan standar nasional China. Sementara di Indonesia kita sesuaikan dengan standar kita CCS2,” terang Danang. 
 

Spesifkasi Aira ev


Aira ev memiliki panjang 3.268 mm, lebar 1.550 mm, dan tinggi 1.575 mm, serta wheelbase 2.190 mm. Dimensi ringkas tersebut dipadukan dengan konfigurasi empat pintu yang memberikan akses lebih praktis bagi pengemudi maupun penumpang. 
 
Selain itu, radius putar 4.5 meter turut menunjang kelincahan Aira ev saat bermanuver. Pada bagian kaki-kaki, kendaraan ini menggunakan suspensi McPherson di depan dan 3-Link Coil Spring di belakang, serta rem cakram pada roda depan dan belakang.
 
Beralih ke sisi eksterior, Aira ev mengaplikasikan desain artistik yang dipadukan dengan pilihan warna bodi two-tone serta karakter lampu bulat di bagian depan dan belakang. Velg berukuran 13 inci dengan model leaf clover menambah kesan kasual.
 
Memasuki area kabin, Aira ev mengusung warna ‘Cookies and Cream’. Area pengemudi dilengkapi steering control wheel untuk pengaturan AC dan multimedia, head unit berukuran 10,1 inci dengan smartphone interconnection, serta meter instrument cluster berukuran 7 inci. 
Intip Perbedaan Aira ev Produksi Indonesia dengan Versi Tiongkok
Mobil ini menggunakan motor listrik berdaya 30 kW yang dipadukan dengan baterai berkapasitas 25,1 kWh. Konfigurasi tersebut memungkinkan Aira ev menempuh jarak hingga 300 kilometer berdasarkan standar CLTC. Mengenai sistem penggeraknya mengusung penggerak roda belakang atau Rear Wheel Drive (RWD).
 
Melengkapi berbagai keunggulan tersebut, Aira ev turut dibekali beragam fitur keselamatan. Fitur yang tersedia meliputi 2 SRS airbags, Tire Pressure Monitoring System (TPMS), Hill Hold Control (HHC), Electronic Stability Control (ESC), rear parking camera and sensor, serta Electric Parking Brake (EPB) dengan Auto Vehicle Hold (AVH). 
 
Soal harga, Wuling akan mengumumkan harga resmi berbarengan dengan peluncuran saat GIIAS nanti. Namun sedikit bocoran, pihak Wuling menargetkan harga Aira ev di rentang Rp200 jutaan. 
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(PRI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan