Liuzhou: Sudah bukan rahasia lagi, Wuling akan meluncurkan kendaraan listrik terbarunya dalam waktu dekat. Kendaraan dengan nama Aira EV ini juga sudah dipasarkan di pasar global dengan nama Mini EV.
Momen peluncuran Aira EV di Indonesia diduga sedang dipersiapkan secara meriah pada ajang pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 pada tanggal 29 Juli - 9 Agustus 2026 mendatang.
Marketing Operation Director Wuling Motors Indonesia, Ricky Christian, Aira EV hadir di segmen city car. Menurutnya Aira EV menjadi opsi baru yang artinya Aira EV bukan menggantikan model lain yang sudah ada.
“Jadi segmennya di city car EV, di global itu disebutnya Mini EV, sampai saat ini sudah ada generasi kelima. Ini akan menjadi opsi baru, dan Air EV saat ini masih tersedia,” kata Marketing Operation Director Wuling Motors Indonesia, Ricky Christian di Liuzhou, Guangxi, China.
Baca Juga :
Segera Dijual di Indonesia, Begini Sensasi Berkendara Wuling Aira EV
Soal harga, Wuling Indonesia juga belum memberikan angka pasti, namun mobil ini kemungkinan dibanderol di rentang harga mulai dari Rp200 jutaan. “Kalau harga saat ini kita masih kalkukasi, tapi kita ingin memberikan harga tentu yang paling terbaik untuk konsumen. Mungkin kita akan bermain di sekitar Rp200 jutaan,” lanjut Ricky.
Langsung diproduksi di pabrik Cikarang
Ia menegaskan, Aira EV yang akan segera meluncur dan dipasarkan di tanah air seluruhnya merupakan hasil rakitan pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat.
“Semua produk Wuling sebenarnya sudah kita produksi di fasilitas produksi kita di Cikarang, termasuk nanti produk baru (Aira EV) ke depannya juga akan langsung kita produksi di Cikarang, fasilitas kita di Indonesia,” terang Ricky.
Dibandingkan Air EV, Aira EV atau Mini EV (nama global) lebih besar dan lebih panjang dari sisi dimensi. Selain itu Aira EV memiliki 4 pintu, dan menawarkan ruang kabin yang lebih luas bagi pengemudi dan penumpang.
Dimensi Aira EV pada dasarnya masih terbilang ringkas karena dirancang untuk perkotaan, dengan rincian panjang 3.268 mm, lebar 1.520 mm, dan tinggi 1.575 mm. Mobil listrik ini ditopang oleh jarak sumbu roda (wheelbase) sepanjang 2.190 mm.
Desain Aira EV juga cukup kasual dengan lekuk bodi oval, hingga penerapan lampu bulat baik di depan maupun belakang.
Baca Juga :
Berkunjung ke Museum Wuling di Liuzhou, Ada Apa Saja?
Sektor interior lebih modern dengan konsep dasbor yang futuristik. Tuas transmisi di bawah setir kemudi membuat ruang konsol tengah lebih lega. Penggunaan layar sentuh 10,1 inci dan panel instrumen 7 inci memberikan kesan berkelas.
Mobil ini dibekali motor listrik 30 kW dengan jarak tempuh mencapai 205 km (CLTC). Adapun baterai yang digunakan jenis Lithium Iron Phospate berkapasitas 16,2 kWh. Untuk model ini juga tersedia pilihan jarak tempuh 301 km.
Pengisian daya juga sudah didukung fast charging DC, yang mampu mengisi baterai dari 30% ke 80% hanya membutuhkan waktu 35 menit.
Liuzhou: Sudah bukan rahasia lagi,
Wuling akan meluncurkan
kendaraan listrik terbarunya dalam waktu dekat. Kendaraan dengan nama Aira EV ini juga sudah dipasarkan di pasar global dengan nama Mini EV.
Momen peluncuran Aira EV di Indonesia diduga sedang dipersiapkan secara meriah pada ajang pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 pada tanggal 29 Juli - 9 Agustus 2026 mendatang.
Marketing Operation Director Wuling Motors Indonesia, Ricky Christian, Aira EV hadir di segmen city car. Menurutnya Aira EV menjadi opsi baru yang artinya Aira EV bukan menggantikan model lain yang sudah ada.
“Jadi segmennya di city car EV, di global itu disebutnya Mini EV, sampai saat ini sudah ada generasi kelima. Ini akan menjadi opsi baru, dan Air EV saat ini masih tersedia,” kata Marketing Operation Director Wuling Motors Indonesia, Ricky Christian di Liuzhou, Guangxi, China.
Soal harga, Wuling Indonesia juga belum memberikan angka pasti, namun mobil ini kemungkinan dibanderol di rentang harga mulai dari Rp200 jutaan. “Kalau harga saat ini kita masih kalkukasi, tapi kita ingin memberikan harga tentu yang paling terbaik untuk konsumen. Mungkin kita akan bermain di sekitar Rp200 jutaan,” lanjut Ricky.
Langsung diproduksi di pabrik Cikarang
Ia menegaskan, Aira EV yang akan segera meluncur dan dipasarkan di tanah air seluruhnya merupakan hasil rakitan pabrik Wuling di Cikarang, Jawa Barat.
“Semua produk Wuling sebenarnya sudah kita produksi di fasilitas produksi kita di Cikarang, termasuk nanti produk baru (Aira EV) ke depannya juga akan langsung kita produksi di Cikarang, fasilitas kita di Indonesia,” terang Ricky.
Dibandingkan Air EV, Aira EV atau Mini EV (nama global) lebih besar dan lebih panjang dari sisi dimensi. Selain itu Aira EV memiliki 4 pintu, dan menawarkan ruang kabin yang lebih luas bagi pengemudi dan penumpang.

Dimensi Aira EV pada dasarnya masih terbilang ringkas karena dirancang untuk perkotaan, dengan rincian panjang 3.268 mm, lebar 1.520 mm, dan tinggi 1.575 mm. Mobil listrik ini ditopang oleh jarak sumbu roda (wheelbase) sepanjang 2.190 mm.
Desain Aira EV juga cukup kasual dengan lekuk bodi oval, hingga penerapan lampu bulat baik di depan maupun belakang.
Sektor interior lebih modern dengan konsep dasbor yang futuristik. Tuas transmisi di bawah setir kemudi membuat ruang konsol tengah lebih lega. Penggunaan layar sentuh 10,1 inci dan panel instrumen 7 inci memberikan kesan berkelas.
Mobil ini dibekali motor listrik 30 kW dengan jarak tempuh mencapai 205 km (CLTC). Adapun baterai yang digunakan jenis Lithium Iron Phospate berkapasitas 16,2 kWh. Untuk model ini juga tersedia pilihan jarak tempuh 301 km.
Pengisian daya juga sudah didukung fast charging DC, yang mampu mengisi baterai dari 30% ke 80% hanya membutuhkan waktu 35 menit.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(PRI)