Karawang: Datsun Indonesia pada Januari 2018 lalu mengenalkan produk ketiga mereka yang diberi nama Cross. Beda dengan dua model sebelumnya, Cross punya fitur yang cukup lengkap, salah satunya adalah vehicle dynamic control (VDC).
VDC ini terdiri dari sejumlah teknologi yang mengatur kestabilan mobil. Dengan harga Rp160-Rp170 jutaan, Cross jadi satu-satunya mobil yang dilengkapi dengan teknologi stabilitas yang cukup komplit.
VDC terdiri dari traction control system (TCS), anti-lock braking system (ABS), electronic brake force distribution (EBD) dan brake limited slip differential (B-LSD). Ya teknologi ini jadi nilai jual Cross.
Teknologi ini mampu membantu meningkatkan stabilitas mobil dengan melakukan pengereman pada kedua roda bagian terluar saat menikung, dengan waktu yang tepat. Ketika mobil understeer, VDC mulai beraksi dengan mengerem roda belakang.
Sistem ini sendiri dapat diaktifkan atau non aktifkan. Cara kerjanya, ECM akan membaca sudut setir, sensor kecepatan pada roda, transmisi CVT dan indikator sensor, ABS dan VDC.
Kami sendiri sudah menjajal mobil ini langsung di proving ground milik Bridgestone yang punya simulasi berbagai kondisi jalan, termasuk jalan menikung tajam dan disiram air agar licin. Ulasan ini akan kami bahas pada artikel test drive Datsun Cross.
Karawang: Datsun Indonesia pada Januari 2018 lalu mengenalkan produk ketiga mereka yang diberi nama Cross. Beda dengan dua model sebelumnya, Cross punya fitur yang cukup lengkap, salah satunya adalah vehicle dynamic control (VDC).
VDC ini terdiri dari sejumlah teknologi yang mengatur kestabilan mobil. Dengan harga Rp160-Rp170 jutaan, Cross jadi satu-satunya mobil yang dilengkapi dengan teknologi stabilitas yang cukup komplit.
VDC terdiri dari traction control system (TCS), anti-lock braking system (ABS), electronic brake force distribution (EBD) dan brake limited slip differential (B-LSD). Ya teknologi ini jadi nilai jual Cross.

Teknologi ini mampu membantu meningkatkan stabilitas mobil dengan melakukan pengereman pada kedua roda bagian terluar saat menikung, dengan waktu yang tepat. Ketika mobil understeer, VDC mulai beraksi dengan mengerem roda belakang.
Sistem ini sendiri dapat diaktifkan atau non aktifkan. Cara kerjanya, ECM akan membaca sudut setir, sensor kecepatan pada roda, transmisi CVT dan indikator sensor, ABS dan VDC.
Kami sendiri sudah menjajal mobil ini langsung di proving ground milik Bridgestone yang punya simulasi berbagai kondisi jalan, termasuk jalan menikung tajam dan disiram air agar licin. Ulasan ini akan kami bahas pada artikel test drive Datsun Cross.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)