Jakarta: Mobil bertransmisi otomatis atau matik semakin menjadi pilihan masyarakat Indonesia karena menawarkan kenyamanan dan kemudahan berkendara, terutama saat melintasi jalanan padat.
Meski praktis, pemilik kendaraan tetap perlu memperhatikan perawatan berkala, salah satunya dengan mengganti oli transmisi secara rutin.
Oli transmisi matik memiliki fungsi penting untuk melumasi komponen, menjaga perpindahan gigi tetap halus, serta membantu menjaga suhu kerja transmisi. Penggantian oli secara berkala juga dapat memperpanjang usia pakai sistem transmisi dan mengurangi risiko kerusakan yang biaya perbaikannya relatif tinggi.
Secara umum, oli transmisi matik disarankan diganti setiap 20.000-40.000 kilometer atau sekitar dua tahun sekali. Namun, untuk kendaraan yang lebih sering digunakan dalam kondisi berat, seperti menghadapi kemacetan setiap hari atau melintasi jalur menanjak, penggantian sebaiknya dilakukan lebih cepat, yakni setiap 15.000-20.000 kilometer.
Baca Juga :
Kapan Oli Mesin Mobil Harus Diganti
Saat ini tersedia berbagai pilihan oli transmisi matik di pasar Indonesia, mulai dari formulasi untuk transmisi otomatis konvensional hingga CVT. Berikut daftar beberapa produk beserta kisaran harganya di tahun 2026:
Top 1
Top 1 ATF Evolution MV 1 Liter: Rp144.000
Top 1 Lifetime ATF Dexron III 1 Liter: Rp122.000
Top 1 CVT Fluid 1 Liter: Rp169.179
Shell
Shell Spirax S5 ATF X 1 Liter: Rp86.000
Shell Spirax S5 CVT X 1 Liter: Rp133.000
Total
Total Fluidmatic LV MV: Rp232.000
Total Fluidmatic MV: Rp155.000
Total Fluidmatic DIII MV: Rp155.000
Pertamina
Pertamina ATF Dexron III-H: Rp129.000
Castrol
Castrol Transmax CVT 1 Liter: Rp130.000
Castrol Transmax Multivehicle 1 Liter: Rp175.000
Harga tersebut dapat berbeda di setiap daerah maupun toko, tergantung promo dan ketersediaan produk.
Jakarta: Mobil bertransmisi
otomatis atau matik semakin menjadi pilihan masyarakat Indonesia karena menawarkan kenyamanan dan kemudahan berkendara, terutama saat melintasi jalanan padat.
Meski praktis, pemilik kendaraan tetap perlu memperhatikan perawatan berkala, salah satunya dengan mengganti
oli transmisi secara rutin.
Oli transmisi matik memiliki fungsi penting untuk melumasi komponen, menjaga perpindahan gigi tetap halus, serta membantu menjaga suhu kerja transmisi. Penggantian oli secara berkala juga dapat memperpanjang usia pakai sistem transmisi dan mengurangi risiko kerusakan yang biaya perbaikannya relatif tinggi.
Secara umum, oli transmisi matik disarankan diganti setiap 20.000-40.000 kilometer atau sekitar dua tahun sekali. Namun, untuk kendaraan yang lebih sering digunakan dalam kondisi berat, seperti menghadapi kemacetan setiap hari atau melintasi jalur menanjak, penggantian sebaiknya dilakukan lebih cepat, yakni setiap 15.000-20.000 kilometer.
Saat ini tersedia berbagai pilihan oli transmisi matik di pasar Indonesia, mulai dari formulasi untuk transmisi otomatis konvensional hingga CVT. Berikut daftar beberapa produk beserta kisaran harganya di tahun 2026:
Top 1
Top 1 ATF Evolution MV 1 Liter: Rp144.000
Top 1 Lifetime ATF Dexron III 1 Liter: Rp122.000
Top 1 CVT Fluid 1 Liter: Rp169.179
Shell
Shell Spirax S5 ATF X 1 Liter: Rp86.000
Shell Spirax S5 CVT X 1 Liter: Rp133.000
Total
Total Fluidmatic LV MV: Rp232.000
Total Fluidmatic MV: Rp155.000
Total Fluidmatic DIII MV: Rp155.000
Pertamina
Pertamina ATF Dexron III-H: Rp129.000
Castrol
Castrol Transmax CVT 1 Liter: Rp130.000
Castrol Transmax Multivehicle 1 Liter: Rp175.000
Harga tersebut dapat berbeda di setiap daerah maupun toko, tergantung promo dan ketersediaan produk.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(PRI)