Jetour T1 i-DM. Jetour
Jetour T1 i-DM. Jetour

Teknologi Intelligent Dual Mode i-DM Kombinasikan Efisiensi & Performa

Ekawan Raharja • 07 Agustus 2026 08:30
Ringkasnya gini..
  • JETOUR memperkenalkan teknologi Intelligent Dual Mode i-DM sebagai sistem plug-in hybrid untuk T1 i-DM dan T2 i-DM.
  • Teknologi i-DM menggabungkan mesin turbo, motor listrik, dan DHT untuk menghadirkan efisiensi serta performa di berbagai kondisi.
  • JETOUR melengkapi i-DM dengan fast charging, Hybrid Management System, dan V2L untuk mendukung mobilitas modern.
Kabupaten Tangerang: PT Jetour Sales Indonesia memberikan pengenalan teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM), sistem plug-in hybrid (PHEV) yang dikembangkan untuk menghadirkan keseimbangan antara performa, efisiensi, dan kemudahan penggunaan dalam berbagai kondisi berkendara.
 
Teknologi ini menjadi sistem penggerak utama Jetour T1 i-DM dan Jetour T2 i-DM yang telah diperkenalkan kepada pasar Indonesia sebagai bagian dari strategi elektrifikasi merek tersebut.
 
Teknologi i-DM mengintegrasikan tiga komponen utama, yakni mesin 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine, motor listrik, dan Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Ketiga komponen tersebut bekerja secara cerdas untuk menentukan sumber tenaga yang paling optimal sesuai kondisi berkendara, baik menggunakan tenaga listrik, mesin bensin, maupun kombinasi keduanya secara otomatis.

“Kami memahami setiap konsumen memiliki preferensi berkendara yang berbeda. Ada yang mengutamakan kenyamanan dan kepraktisan untuk mobilitas sehari hari, sementara ada pula yang mencari performa lebih tinggi untuk perjalanan jarak jauh maupun menjelajah berbagai medan. Intelligent Dual Mode (i-DM) kami hadirkan dengan karakter yang berbeda pada T1 i-DM dan T2 i-DM, sehingga masing-masing mampu memberikan pengalaman berkendara yang sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup konsumen,” ungkap Product Senior Manager PT Jetour Sales Indonesia, Irwan Nugraha Kurnia, pada Rabu (6-8-2026) di GIIAS 2026.
 
Jenama asal China itu menerapkan karakter teknologi yang berbeda pada kedua model tersebut. T2 i-DM dirancang untuk konsumen yang membutuhkan performa lebih tinggi melalui konfigurasi dua motor listrik yang dipadukan dengan transmisi 3 Speed DHT. Kombinasi tersebut menghasilkan akselerasi lebih responsif, tenaga lebih besar, serta kemampuan berkendara yang optimal di berbagai kondisi jalan.

Baca Juga:
Suzuki Fronx SGX Hybrid Kuro, Ada Penambahan Fitur Baru


Sementara itu, T1 i-DM mengusung satu motor listrik dengan transmisi 1 Speed DHT yang menawarkan karakter berkendara lebih halus dan praktis. Konfigurasi tersebut ditujukan untuk mendukung mobilitas harian maupun perjalanan jarak jauh, dengan tetap menawarkan performa yang lebih baik dibanding kendaraan bermesin bensin konvensional di kelasnya.
 
Salah satu teknologi pendukung pada sistem i-DM adalah Hybrid Management System yang mampu mengatur perpindahan sumber tenaga secara otomatis sesuai kebutuhan berkendara. T1 i-DM memiliki lima skenario hybrid, sedangkan T2 i-DM dibekali sembilan skenario hybrid yang mengatur kerja mesin dan motor listrik secara cerdas. Pengemudi juga dapat memilih berbagai Driving Mode, Power Mode, dan Battery Level Mode untuk menyesuaikan karakter kendaraan selama perjalanan.
 
Product Trainer PT Jetour Sales Indonesia menjelaskan bahwa “Teknologi i-DM dirancang untuk menjaga efisiensi di berbagai kondisi berkendara. Sistem akan secara otomatis memilih skenario penggerak yang paling optimal, baik saat menghadapi lalu lintas stop and go di perkotaan maupun ketika melaju pada kecepatan tinggi di jalan tol, sehingga performa dan efisiensi tetap dapat berjalan beriringan.”
 
Berkat sistem pengelolaan tenaga tersebut, Jetour T2 i-DM diklaim mampu menempuh jarak lebih dari 1.200 kilometer dengan kombinasi baterai dan tangki bahan bakar dalam kondisi penuh. Kemampuan tersebut ditujukan untuk memberikan fleksibilitas bagi pengguna yang kerap melakukan perjalanan jarak jauh.

Baca Juga:
Mazda CX-5 Menyapa dari GIIAS 2026, Harga Mulai Rp599 Juta


Dari sisi pengisian daya, teknologi i-DM mendukung AC Charging maupun DC Fast Charging hingga 50 kW. Dengan pengisian cepat tersebut, kapasitas baterai dapat meningkat dari 30 persen menjadi 80 persen dalam waktu sekitar 27 menit. Selain itu, baterai juga dapat terisi secara otomatis melalui regenerative braking maupun drive charging saat kendaraan digunakan.
 
Jetour juga melengkapi sistem i-DM dengan fitur Vehicle to Load (V2L) berkapasitas hingga 3,3 kW. Fitur ini memungkinkan kendaraan menjadi sumber listrik portabel untuk mengoperasikan berbagai perangkat elektronik, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun aktivitas luar ruang seperti berkemah.
 
Melalui pengembangan Intelligent Dual Mode, PT Jetour Sales Indonesia menegaskan komitmennya menghadirkan teknologi plug-in hybrid yang menggabungkan efisiensi, performa, fleksibilitas pengisian daya, dan kemudahan penggunaan. Teknologi tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan konsumen Indonesia yang semakin beragam terhadap kendaraan elektrifikasi.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan