Test Drive

Uji Performa All New Daihatsu Terios di Jalur Lintas Sumatera

M. Bagus Rachmanto 12 Januari 2018 12:39 WIB
test drive
Uji Performa All New Daihatsu Terios di Jalur Lintas Sumatera
Priview test drive All New Daihatsu Terios di jalur lintas Sumatera, Padang. Medcom.id/M. Bagus Rachmanto,
Padang: Usai memperkenalkan All New Daihatsu Terios ke khalayak 23 November 2017 lalu, kini, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mengajak jurnalis untuk merasakan first impresion test drive mobil tersebut. Medcom.id salah satu yang beruntung menjajal langsung performa All New Terios.

Proses pengetesan dibagi delapan grup, 5 orang per mobil. Tujuannya untuk mengetahui kelincahan dan  kemampuannya bermanuver dengan jumlah penumpang seperti itu. Rute yang dipilih adalah trek atau jalur lintas Sumatera, di wilayah Padang, Sumatera Barat.

Pemilihan rute ini, karena Padang merupakan salah satu pasar potensial untuk penjualan All New Daihatsu Terios. Selain itu jalur lintas Sumatera yang memiliki karakter tanjakan dan turunan berliku serta bergelombang bisa menjadi ajang pembuktian ketangguhan All New Terios kepada masyarakat.


Nyaman dengan Penampilan Barunya 
Kesan pertama yang dirasakan saat menaiki All New Terios ternyata sangat berbeda dengan generasi pertama yang memiliki desain seperti model Jeep. Filing berkendara pun tak lagi terasa mengemudikan atau menumpang mobil jenis SUV. Bahkan, meski wujud eksteriornya terlihat seperti MPV, Daihatsu mengklaim All New Terios tetap terlahir dan berdarah SUV.

Hal itu juga berpengaruh terhadap desain dashboard yang tidak lagi mengotak dengan perpaduan kelir warna hitam dan krem. Pemasangan advance audio system dengan fitur head unit yang lebih lengkap cukup menghibur dalam menempuh perjalanan.

Performa Masih Mumpuni

Beralih ke performa, di sesi test drive ini kami menggunakan All New Terios tipe tertinggi, yaitu tipe R Deluxe. Hari pertama kedatangan di kota Padang kami langsung menjajal mobil transmisi manual dan otomatis. Mesin 2NR-VE 1.500cc, 4-silinder segaris DOHC Dual VVT-i yang dipasangkan di All New Terios sama seperti yang digunakan All New Rush dan generasi terakhir Xenia-Avanza yang diluncurkan 2015.

Performanya yang menghasilkan tenaga 104 PS di putaran 6.000 rpm dan torsi 13,9 kgm pada putaran 4.200 rpm disebut lebih lebih kecil dari mesin lama, yang bertenaga 109 PS dan torsi 14,4 kgm pada putaran mesin yang sama. Namun itu dirasa cukup responsif untuk jalan datar perkotaan. Jika ingin mendapatkan tenaga lebih, terutama untuk melahap tanjakan, diperlukan putaran mesin di atas 4.000 RPM.

Berbeda dengan tansmisi otomatis. Dengan kapasitas mesin 1.500 cc, penggunaan transimisi otomatis All New Terios terasa kurang responsif, apalagi adanya penambahan bobot sekitar 80 kg yang lebih berat dari model seblumnya.

Untuk konsumsi BBM, kapasitas mesin 1.500 cc yang diusung All New Terios terbilang irit, baik untuk transmisi manual maupun otomatis. Namun pada transmisi otomatis terasa lebih boros jika dengan gaya mengemudi yang agresif, terlebih ketika melibas tanjakan dan digeber di jalan lurus tanpa hambatan. 

Yang menjadi poin plus buat kami adalah pada sektor kaki-kaki, bantingan suspensi All New Terios jauh lebih nyaman dibanding generasi sebelumnya. Karakter suspensinya tidak limbung dan cukup meredam getaran, ini kami rasakan ketika mobil yang ditumpangi lima orang sengaja melewati jalan keriting dan menghantam lubang baik yang kecil maupun besar, termasuk melibas polisi tidur.

Sementara, yang menjadi catatan kami adalah suara mesin yang masuk dan terdengar bising dari dalam kabin. Kemungkinan karena kurangnya pemasangan peredam kabin, terutama di bagian bodi yang berdekatan dengan mesin.   

"Test drive perdana ini sengaja kami adakan di  di Padang, Sumatera Barat, yang juga menjadi pasar potensial penjualan All New Terios di Indonesia di Pulau Sumatera, sekaligus memperkenalkan di daerah tersebut," ucap Direktur Marketing ADM, Amelia Tjandra saat berbincang dengan Medcom.id, di Padang, Rabu (11/1/2018).



(UDA)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360