NEWSTICKER
Tesla tetap operasikan pabriknya di tengah wabah virus corona. Carscoops
Tesla tetap operasikan pabriknya di tengah wabah virus corona. Carscoops

Industri Otomotif

Tak Terpengaruh Corona, Pabrik Tesla Tetap Beroperasi

Otomotif industri otomotif tesla Coronavirus
M. Bagus Rachmanto • 18 Maret 2020 07:53
Amerika Serikat: Produsen mobil listrik, Tesla tetap mengoperasikan pabriknya di Fremont, Las Vegas, Amerika Serikat (AS) kendati akses wilayah Bay Area San Francisco akan ditutup (lockdown), selama tiga pekan untuk pencegahan virus corona baru (COVID-19).
 
Sementara itu pabrik Tesla di Alameda, Californias mempekerjakan lebih dari 10.000 pegawai dengan hasil produksi tahunan lebih dari 415.000 unit.
 
Disebutkan jika daerah tersebut adalah satu dari enam wilayah yang diinstruksikan untuk di-lockdown oleh pemerintah AS, guna membatasi aktivitas, perjalanan, dan kegiatan lain yang menyedot banyak orang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dilansir Carscoops, pimpinan Tesla dan wilayah Alameda tidak menjawab permintaan wawancara. Menurut laporan media lokal, karyawan Tesla menyebutkan bahwa pabrik itu akan tetap beroperasi.
 
Namun hingga kini belum jelas apakah pabrik itu beroperasi dengan melibatkan pegawai atau menggerakkan lini produksinya secara otomatis.
 
Tesla juga tidak mengkonfirmasi kapan pabriknya dan produsen mobil lainnya di Tiongkok akan kembali ke kapasitas penuh, atau setidaknya kembali ke kapasitas yang telah mereka capai sebelum penutupan pabrik yang dimulai akhir bulan lalu. Tesla juga telah menutup sementara tokonya di seluruh Tiongkok.
 
Los Angeles Times mengabarkan, meski ada instruksi lockown Tesla diizinkan tetap beroperasi lantaran menjalankan "bisnis penting".
 

(UDA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif