DKI Jakarta: Mobil listrik BYD Atto 1 mengalami patah as roda di Jalan Ring Road Raya, tepatnya di depan Exit Tol Kapuk Kamal, Cengkareng, Jakarta Barat pada Senin (2 November 2026). Insiden tersebut sempat menghambat arus lalu lintas pada jam sibuk pagi hari sebelum akhirnya dievakuasi petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Barat.
Menurut keterangan pengemudi, Endang, insiden bermula ketika mobil menabrak pembatas jalan sekitar pukul 04.00 WIB. Pengemudi kemudian membanting setir ke kiri. Setelah menempuh jarak sekitar 1-2 kilometer, lampu indikator kendaraan mulai memberikan peringatan terkait kondisi ban hingga akhirnya as roda keluar dari dudukannya.
Pengawas Tim Tindak Suku Dinas Perhubungan, Endang Mulyono, mengatakan insiden kendaraan patah as ini sempat memicu hambatan arus lalu lintas pada jam sibuk pagi hari.
Melalui program Gebrak Pagi, petugas yang telah bersiaga di titik ploting yang sudah di tentukan dan berbagai titik rawan kemacetan sejak pagi buta berusaha mengurai kepadatan kendaraan kemudian langsung berkoordinasi untuk mengavakuasi kendaraan.
Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi Sudinhub Jakarta Barat (@sudinhubjakbar), saat proses evakuasi, petugas berkoordinasi dengan armada derek Dishub untuk memindahkan BYD Atto 1 agar tidak menghalangi badan jalan. Personel lainnya melakukan pengaturan lalu lintas, sterilisasi area, serta mengarahkan kendaraan yang melintas untuk mencegah terjadinya kemacetan total.
Baca Juga :
Harga BYD Atto 1 November 2026, Mulai Rp199 Juta
Petugas juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan derek gratis Dishub DKI Jakarta apabila mengalami kondisi darurat di jalan, seperti kendaraan mogok, ban pecah, maupun patah as roda.
Layanan derek gratis tersebut dapat diakses dengan menghubungi Call Center Dishub DKI Jakarta di nomor 1500-813.
View this post on Instagram
A post shared by Sudin Perhubungan Jakarta Barat (@sudinhubjakbar)
DKI Jakarta: Mobil listrik BYD Atto 1 mengalami patah as roda di Jalan Ring Road Raya, tepatnya di depan Exit Tol Kapuk Kamal, Cengkareng, Jakarta Barat pada Senin (2 November 2026). Insiden tersebut sempat menghambat arus lalu lintas pada jam sibuk pagi hari sebelum akhirnya dievakuasi petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta Barat.
Menurut keterangan pengemudi, Endang, insiden bermula ketika mobil menabrak pembatas jalan sekitar pukul 04.00 WIB. Pengemudi kemudian membanting setir ke kiri. Setelah menempuh jarak sekitar 1-2 kilometer, lampu indikator kendaraan mulai memberikan peringatan terkait kondisi ban hingga akhirnya as roda keluar dari dudukannya.
Pengawas Tim Tindak Suku Dinas Perhubungan, Endang Mulyono, mengatakan insiden kendaraan patah as ini sempat memicu hambatan arus lalu lintas pada jam sibuk pagi hari.
Melalui program Gebrak Pagi, petugas yang telah bersiaga di titik ploting yang sudah di tentukan dan berbagai titik rawan kemacetan sejak pagi buta berusaha mengurai kepadatan kendaraan kemudian langsung berkoordinasi untuk mengavakuasi kendaraan.
Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi Sudinhub Jakarta Barat (@sudinhubjakbar), saat proses evakuasi, petugas berkoordinasi dengan armada derek Dishub untuk memindahkan BYD Atto 1 agar tidak menghalangi badan jalan. Personel lainnya melakukan pengaturan lalu lintas, sterilisasi area, serta mengarahkan kendaraan yang melintas untuk mencegah terjadinya kemacetan total.
Petugas juga mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan derek gratis Dishub DKI Jakarta apabila mengalami kondisi darurat di jalan, seperti kendaraan mogok, ban pecah, maupun patah as roda.
Layanan derek gratis tersebut dapat diakses dengan menghubungi Call Center Dishub DKI Jakarta di nomor 1500-813.
(UDA)