Kabupaten Tangerang: Beijing Automobile Works (BAW) resmi memasuki pasar otomotif Indonesia melalui ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Bersamaan dengan debut tersebut, BAW mengumumkan pembentukan anak perusahaan PT BAW Automobile Trading Indonesia serta rencana perakitan lokal knock-down (KD) untuk memperkuat bisnis di pasar kendaraan setir kanan.
Indonesia menjadi negara pertama bagi BAW yang memiliki fasilitas perakitan lokal untuk pasar setir kanan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas bisnis kendaraan penumpang dan kendaraan komersial ringan di Asia Tenggara.
Presiden Direktur BAW Automobile Trading Indonesia, Tocy Tang, mengatakan Indonesia memiliki peran penting dalam strategi ekspansi perusahaan.
“Indonesia adalah pasar kunci dan gerbang menuju industri otomotif setir kanan di Asia Tenggara. Dengan pengalaman selama 75 tahun, kami sangat percaya diri untuk memperkenalkan jajaran produk terbaru di ajang GIIAS 2026 sebagai cerminan komitmen jangka panjang kami terhadap pasar Indonesia," kata Tocy Tang di GIIAS 2026.
"Melalui PT BAW Automobile Trading Indonesia, kami juga akan melakukan perakitan lokal knock down (KD),pengembangan jaringan penjualan dan Purna jual yang komprehensif dengan tujuan untuk menyediakan solusi mobilitas yang andal, cerdas dan terjangkau, sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap industri otomotif Indonesia” lanjut Tocy Tang.
Baca Juga:
Lirik Sedan Cantik Mazda 6e Fastback, Seistimewa Apa?
BAW Kenalkan Lima Model
Pada GIIAS 2026, BAW memperkenalkan lima model yang menyasar berbagai segmen kendaraan, mulai dari mobil penumpang hingga kendaraan komersial listrik.
Model pertama adalah BAW M8, MPV listrik premium yang dirancang untuk kebutuhan keluarga dengan kabin luas dan sistem penggerak listrik.
Di segmen kendaraan off-road, BAW T01 yang menggunakan konstruksi body-on-frame dengan sistem five-link solid axle di depan dan belakang untuk mendukung kemampuan melintasi berbagai medan.
Selanjutnya terdapat BAW X03, SUV yang memadukan teknologi pintar, kenyamanan berkendara, serta kemampuan menjelajah di luar jalan raya.
Untuk mobilitas perkotaan, BAW D5 menjadi mobil listrik berukuran ringkas yang ditujukan bagi pengguna di kawasan perkotaan dengan fokus pada efisiensi dan emisi rendah.
Sementara itu, BAW T10 Pro hadir sebagai pikap listrik yang menyasar pelaku usaha, jasa logistik, kurir, hingga pedagang dengan menawarkan biaya operasional yang lebih rendah.
Baca Juga:
Fuso Boyong Canter Extra Long Bus di GIIAS 2026
Siapkan Perakitan Lokal
BAW menyatakan akan mempercepat realisasi proyek perakitan lokal setelah peluncuran di GIIAS 2026. Perusahaan menilai langkah tersebut akan meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperbaiki efisiensi rantai pasok di Indonesia.
Selain perakitan kendaraan, BAW juga akan mengembangkan jaringan penjualan dan layanan purna jual sebagai bagian dari strategi membangun ekosistem bisnis di Indonesia.
Perusahaan menargetkan Indonesia menjadi pusat pengembangan untuk mendukung ekspansi BAW ke negara-negara Asia Tenggara dan pasar kendaraan setir kanan lainnya di masa mendatang.
Kabupaten Tangerang: Beijing Automobile Works (BAW) resmi memasuki pasar otomotif Indonesia melalui ajang
GAIKINDO Indonesia International Auto Show (
GIIAS) 2026. Bersamaan dengan debut tersebut, BAW mengumumkan pembentukan anak perusahaan PT BAW Automobile Trading Indonesia serta rencana perakitan lokal knock-down (KD) untuk memperkuat bisnis di pasar kendaraan setir kanan.
Indonesia menjadi negara pertama bagi BAW yang memiliki fasilitas perakitan lokal untuk pasar setir kanan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas bisnis kendaraan penumpang dan kendaraan komersial ringan di Asia Tenggara.
Presiden Direktur BAW Automobile Trading Indonesia, Tocy Tang, mengatakan Indonesia memiliki peran penting dalam strategi ekspansi perusahaan.
“Indonesia adalah pasar kunci dan gerbang menuju industri otomotif setir kanan di Asia Tenggara. Dengan pengalaman selama 75 tahun, kami sangat percaya diri untuk memperkenalkan jajaran produk terbaru di ajang GIIAS 2026 sebagai cerminan komitmen jangka panjang kami terhadap pasar Indonesia," kata Tocy Tang di GIIAS 2026.
"Melalui PT BAW Automobile Trading Indonesia, kami juga akan melakukan perakitan lokal knock down (KD),pengembangan jaringan penjualan dan Purna jual yang komprehensif dengan tujuan untuk menyediakan solusi mobilitas yang andal, cerdas dan terjangkau, sekaligus sebagai bentuk dukungan terhadap industri otomotif Indonesia” lanjut Tocy Tang.
BAW Kenalkan Lima Model
Pada GIIAS 2026, BAW memperkenalkan lima model yang menyasar berbagai segmen kendaraan, mulai dari mobil penumpang hingga kendaraan komersial listrik.
Model pertama adalah BAW M8, MPV listrik premium yang dirancang untuk kebutuhan keluarga dengan kabin luas dan sistem penggerak listrik.
Di segmen kendaraan off-road, BAW T01 yang menggunakan konstruksi body-on-frame dengan sistem five-link solid axle di depan dan belakang untuk mendukung kemampuan melintasi berbagai medan.
Selanjutnya terdapat BAW X03, SUV yang memadukan teknologi pintar, kenyamanan berkendara, serta kemampuan menjelajah di luar jalan raya.
Untuk mobilitas perkotaan, BAW D5 menjadi mobil listrik berukuran ringkas yang ditujukan bagi pengguna di kawasan perkotaan dengan fokus pada efisiensi dan emisi rendah.
Sementara itu, BAW T10 Pro hadir sebagai pikap listrik yang menyasar pelaku usaha, jasa logistik, kurir, hingga pedagang dengan menawarkan biaya operasional yang lebih rendah.
Siapkan Perakitan Lokal
BAW menyatakan akan mempercepat realisasi proyek perakitan lokal setelah peluncuran di GIIAS 2026. Perusahaan menilai langkah tersebut akan meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperbaiki efisiensi rantai pasok di Indonesia.
Selain perakitan kendaraan, BAW juga akan mengembangkan jaringan penjualan dan layanan purna jual sebagai bagian dari strategi membangun ekosistem bisnis di Indonesia.
Perusahaan menargetkan Indonesia menjadi pusat pengembangan untuk mendukung ekspansi BAW ke negara-negara Asia Tenggara dan pasar kendaraan setir kanan lainnya di masa mendatang.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda(UDA)