Booth DFSK di GIIAS 2026. PT Sokonindo Automobile
Booth DFSK di GIIAS 2026. PT Sokonindo Automobile

DFSK Siapkan Peluncuran Mobil Baru di Indonesia pada Semester Kedua 2026

Ekawan Raharja • 10 Maret 2026 14:39
Ringkasnya gini..
  • DFSK berencana meluncurkan kendaraan New Energy Vehicle (NEV) terbaru di Indonesia pada semester kedua 2026.
  • PT Sokonindo Automobile masih menutup detail model NEV yang akan diluncurkan dan akan mengungkapnya saat waktu peluncuran.
  • Sebelumnya DFSK telah menampilkan SUV konsep Aito M9 dengan teknologi AI dan jarak tempuh hingga 630 km.
Jakarta: PT Sokonindo Automobile menyiapkan strategi peluncuran mobil terbaru di semester kedua tahun ini. Model yang akan diperkenalkan tersebut dipastikan masuk dalam kategori New Energy Vehicle (NEV).
 
Director of Sales Center PT Sokonindo Automobile, Cing Hok Rifin, memastikan peluncuran mobil terbarunya tersebut pada semester kedua. Hanya saja untuk informasi lebih jauh mengenai mobil tersebut masih dirahasiakan.
 
“Kita berencana untuk meluncurkan kendaraan itu di semeter kedua tahun ini. Hanya saja, saya belum bisa memberikan kutipan terkait kendaraan NEV. Nanti, teman-teman media yang pertama mengetahui kendaraan itu,” kata Cing Hok Rifin di Cipete Jakarta Selatan pada Senin (9-3-2026).

Sebelumnya, PT Sokonindo Automobile yang membawa merek DFSK dan Seres telah memperkenalkan kendaraan elektrifikasi mereka dalam beberapa ajang pameran otomotif di Tanah Air.

Baca Juga:
Toyota Kuasai 31,2 Persen Pasar Otomotif Indonesia Sepanjang 2025


Salah satu model yang pernah ditampilkan adalah SUV konsep Aito M9. Berdasarkan data spesifikasi dari perusahaan, kendaraan konsep tersebut dibekali berbagai teknologi canggih, termasuk pemanfaatan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI).
 
Aito M9 memiliki dimensi panjang 5.230 mm, lebar 1.999 mm, dan tinggi 1.800 mm dengan jarak sumbu roda mencapai 3.110 mm. Dimensi tersebut menghadirkan kabin yang luas dengan sentuhan premium.
 
Dari sisi performa, kendaraan ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 630 kilometer berdasarkan metode pengujian WLTC. Selain itu, akselerasi dari 0 hingga 100 km per jam dapat dicapai dalam waktu 4,3 detik.
 
Tersedia pula versi Extended Range Electric Vehicle (EREV) yang memadukan motor listrik dengan mesin pembakaran internal yang berfungsi sebagai generator. Dengan konfigurasi tersebut, jarak tempuh kendaraan dapat mencapai 1.239 kilometer berdasarkan metode pengujian WLTP.

Baca Juga:
Produksi Jaecoo J5 EV Dipercepat, Target 10.000 Unit Sebelum Lebaran


Hingga saat ini belum dapat dipastikan apakah model yang akan diluncurkan DFSK pada semester kedua tahun ini merupakan versi produksi dari Aito M9 atau model NEV lainnya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan