Harga bbm termurah sedunia, masih dipegang oleh Iran. Shell
Harga bbm termurah sedunia, masih dipegang oleh Iran. Shell

Harga BBM di Iran Termurah Sedunia, Mulai Rp400-an

Ahmad Garuda • 05 Maret 2026 11:33
Ringkasnya gini..
  • Eskalasi konflik di Timur Tengah antara AS-Israel dengan Iran, mencuatkan wacana tentang kemungkinan harga minyak dunia yang bakal melonjak tajam.
  • Artinya mayoritas negara-negara besar di dunia yang bergantung terhadap Timur Tengah, bakal mengalami lonjakan harga BBM sekita 7-10 persen.
  • 3 Negara dengan harga BBM paling murah adalah Iran, Libya, dan Venezuela.
Jakarta - Eskalasi konflik di wilayah Timur Tengah antara AS-Israel dengan Iran, mencuatkan wacana tentang kemungkinan harga minyak dunia yang bakal melonjak tajam. 
 
Apalagi Selat Hormuz yang merupakan pusat pengangkutan minyak mentah dari Timur Tengah, membuat beberapa negara kehilangan akses logistik bahan bakar minyaknya.
 
Artinya mayoritas negara-negara besar di dunia yang bergantung terhadap Timur Tengah, bakal mengalami lonjakan harga BBM sekita 7-10 persen. Lalu hingga saat ini negara mana yang memegong rekor harga BBM yang termurah sedunia?

3 Negara dengan harga BBM paling murah adalah Iran, Libya, dan Venezuela. Harga ini merupakan harga terbaru yang diambil pada Maret 2026. Bahkan harganya seringkali di bawah Rp600 per liter. 

Baca Juga:
Disambut Tari Kecak, Pembalap Honda MotoGP Menari Bareng


Hal ini bisa terjadi lantaran didorong oleh subsidi pemerintah yang besar dan cadangan minyak melimpah. Di kawasan Asia Tenggara sendiri, Malaysia termasuk dalam daftar negara dengan harga BBM termurah. 
 
Berikut adalah beberapa negara dengan harga BBM paling murah (data Maret 2026):
Iran: Sekitar Rp478 - Rp500 per liter.
Libya: Sekitar Rp398 - Rp500 per liter.
Venezuela: Sekitar Rp563 - Rp600 per liter.
Angola: Sekitar Rp5.300 - Rp5.600 per liter.
Mesir: Sekitar Rp4.500 - Rp7.000 per liter.
Kuwait: Sekitar Rp5.500 - Rp7.600 per liter.
Malaysia: Sekitar Rp6.900 - Rp9.900 per liter. 
 
Wah, seandainya saja harga BBM seperti itu mjuga masih terjadi di Indonesia. Kemungkinan orang-orang juga tak berpikir keras untuk membeli kendaraan dengan kapasitas mesin besar.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan